Arjen Robben Ejek Metode Latihan Carlo Ancelotti

Superstar Bayern Munchen Arjen Robben beri komentar pedas pada Carlo Ancelotti setelah manajer itu dipecat pekan lalu.

Arjen Robben

Mantan manajer Chelsea dan Real Madrid berusia 58 tahun yang mengambil alih kendali di Allianz Arena pada Juli 2016, mendapati kontraknya harus berakhir lebih cepat setelah timnya menelan kekalahan 0-3 di markas Paris Saint-Germain di Liga Champions.

Robben kabarnya menjadi salah satu dari lima pemain ‘pemberontak’ di skuad Bayern yang dalangi pemecatan manajer veteran Italia itu. Saat ditanya tentang waktu Ancelotti di klub tersebut, Robben mengatakan kepada kantor berita Jerman, “Ada pelatihan yang lebih baik di tim muda anak saya [daripada di bawah asuhan Ancelotti]”.

Diklaim Xabi Alonso dan Philipp Lahm – duo pemain yang pensiun akhir musim lalu –  mengeluh pada pejabat Bayern soal metode latihan Ancelotti musim lalu. Namun, mantan manajer AC Milan dan Italia itu terus lakukan tugasnya setelah menangkan liga di musim lalu.

Willy Sagnol telah mengambil alih tugas sebagai pelatih sementara, di mana ia sukses dalam debutnya berikan kemenangan 2-1 bagi Bayern atas tuan rumah, Schalke. Sementara mantan bos Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, jadi favorit untuk masuk sebagai pengganti jangka panjang Carlo Ancelotti.

Selain Thomas Tuchel, Bayern juga dikaitkan dengan beberapa manajer lain seperti Julen Nigelsmann (Hoffenheim), Jurgen Klopp (Liverpool), hingga mantan pemain Bayern, Xabi Alonso.

Sementara Ancelotti telah banyak dikaitkan dengan kemungkinan kembalinya ke AC Milan, di saat Vincenzo Montella tampak kesulitan memberikan yang terbaik dari skuad baru dan mahal Rossoneri di musim ini, dengan sudah menelan tiga kekalahan di Serie A.