Bos Burnley Angkat Bicara Soal Gol Penalti Arsenal

Pelatih Burnley Sean Dyche mengaku sangat frustrasi melihat gol penalti Arsenal, saat kedua tim bertemu akhir pekan lalu.

Pelatih Burnley, Sean Dyche, kecewa berat dengan kekalahan timnya setelah Arsenal mendapat hadiah penalti di menit-menit akhir.
Pelatih Burnley, Sean Dyche, kecewa berat dengan kekalahan timnya setelah Arsenal mendapat hadiah penalti di menit-menit akhir.

Berkat hadiah penalti tersebut, Arsenal menang tipis 1-0 setelah Alexis Sanchez berhasil mengeksekusinya dengan baik. Sean Dyche pun mengatakan, ‘sangat tak mungkin The Gunners tidak akan mendapatkannya’.

Di pertandingan ketiga berturut-turut melawan The Gunners, The Clarets dikalahkan oleh gol kemenangan Arsenal di masa injury time, dengan Alexis Sanchez mencetak gol dari titik penalti setelah James Tarkowski mendorong Aaron Ramsey di kotak terlarang.

Sean Dyche pun merasa kecewa saat ditanya soal hukuman penalti tersebut. Ia mengakui, wasit Lee Mason selalu akan memberi hadiah penalti untuk Arsenal melawan timnya.

“Saya pikir, sangat tidak mungkin penalti tidak akan diberikan, pada tahap itu, saya pikir Anda semua bisa membuat kesimpulan dari hal itu, silakan kilas balik,” katanya.

“Ini sulit, itu mungkin penalti, tapi inti pendapat saya adalah Anda tidak boleh memberikannya pada kinerja seperti hari itu, saya dapat meyakinkan Anda,” tambahnya.

“Lihat, wasit punya pekerjaan yang sulit. Tidak ada gunanya saya katakan banyak hal soal itu. Ini tidak akan mengubah hari ini. Tapi ada beberapa rasa frustrasi dengan beberapa momen hari ini. Sejujurnya, sangat tidak mungkin hal itu tidak akan diberikan pada hari seperti hari ini,” tandas Dyche.

Sampai menit terakhir jelang penalti, tuan rumah telah bermain dengan sangat baik dan membatasi ruang permainan Arsenal untuk ciptakan peluang, dan Dyche mengaku senang dengan penampilan tersebut.

“Itu sulit karena itu penampilan yang sangat bagus dari kami, terutama di babak pertama. Bermain melawan tim seperti mereka, [kami] terus mengalirkan bola dan menciptakan peluang, tanpa kiper kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Itu sangat menyenangkan,” ujar Dyche.

“Mereka memiliki 15 menit pertama yang baik di babak kedua dan kemudian kami kembali ke permainan. Secara keseluruhan kekecewaan adalah karena penampilan, bukan pada hasil,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here