Indonesia Diuntungkan Gejolak di Timnas Kamboja

Timnas Indonesia U-22 akan bertemu Kamboja di laga terakhir Grup B SEA Games Kuala Lumpur, Kamis (24/8). Skuad Luis Milla seakan diuntungkan dengan kondisi lawan yang tengah alami masalah indisipliner.

Lawan terakhir Timnas Indonesia, Kamboja, kini tengah alami masalah indisipliner para pemainnya. Bahkan masalah ini terjadi jelang pertandingan terakhir melawan Indonesia di Stadion Shah Alam, Kamis (24/8) malam nanti.

Kamboja sampai mendepak dua pemainnya akibat masalah ini. Hal tersebut dibenarkan pelatih Timnas Kamboja U-22, Leonardo Vitorino, yang mengaku telah mencoret dua pemainnya, yakni Chreng Polroth dan Sam Quen Pidor.

Menurutnya, masalah utamanya adalah ketidakdisiplinan ke dua pemain tersebut. Pemain itu juga bertingkah laku tidak baik dan tidak bisa memberikan yang terbaik seperti yang diharapkan negaranya.

Akibatnya, kedua pemain itu harus dicoret dan tak akan bermain dalam pertandingan melawan Timnas Indonesia. “Kami coret mereka karena masalah kedisiplinan. Pemain iyu tidak mau ikuti aturan di timnas, karena memang ada aturan baru di timnas,” tegas Vitorino.

Vitorino pun ungkapkan, dia sangat berharap para pemainnya bisa berikan hasil yang terbaik untuk Kamboja. Karena itulah, dia meminta seluruh anggota skuadnya bisa disiplin dalam segala hal, terutama di saat tengah berjuang seperti sekarangg ini.

“Saya berharap, kalian mendukung pekerjaan staf pelatih di timnas, agar Timnas Kamboja bisa menjadi tim yang kuat dan membanggakan. Tapi, dua pemain ini malah tidak mau disiplin,” tambahnya.

Tentunya, gejolak yang tengah terjadi di tubuh tim lawan bisa menjadi keuntungan bagi Indonesia. Apalagi, Luis Milla berharap timnya bisa menang dengan selisih tiga gol atas Kamboja, hingga Indonesia bisa lolos ke semifinal dengan meyakinkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here