Jupp Heynckes Bangga Capai 500 Kemenangan

Jupp Heynckes bangga jadi orang pertama yang raih 500 kemenangan di Bundesliga, setelah Bayern Munchen melaju lewat kemenangan 3-0 atas Augsburg, Sabtu (18/11) lalu.

Jupp Heynckes sukses bukukan 500 kemenangan setelah Bayern Munchen menang 3-0 atas Augsburg.
Jupp Heynckes sukses bukukan 500 kemenangan setelah Bayern Munchen menang 3-0 atas Augsburg.

Pelatih tertua di Eropa itu tidak sadar bahwa ia telah mencapai rekor 500 kemenangan di Bundesliga, sampai setelah kemenangan yang diraih Bayern Munchen atas Augsburg, Sabtu (20/11) lalu. Namun, ia merasa bahagia saat tahu soal rekor tersebut.

Dua gol Robert Lewandowski dan satu gol Arturo Vidal sudah cukup bagi tim Bayern Munchen untuk memperlebar jarak mereka dan unggul enam poin di puncak klasemen, setelah RB Leipzig bermain imbang lawan Bayer Leverkusen.

Hasil ini membawa Heynckes raih 500 kemenangan dari 1.016 pertandingan yang diikutinya, baik sebagai pemain maupun pelatih. Meskipun ia tidak mengetahui tonggak sejarah itu sampai pertandingan selesai, tapi ia tetap senang dengan pencapaian tersebut. “Saya tidak bisa bilang, itu tidak berarti apa-apa bagi saya, itu salah,” katanya.

“Ini angka yang bagus, tapi saya fokus pada permainan dan lawan. Anda tidak berpikir untuk rayakan pencapaian seperti ini atau memenangkan begitu banyak pertandingan,” tambahnya.

“Kami merasa sulit untuk masuk ke dalam permainan, karena lawan bermain dengan cara yang sangat terstruktur. Jadi, jika kami tidak tampil dengan performa tertinggi dan sangat fokus, kami tidak akan menang. Setelah 25 menit, kami tampil dengan performa yang lebih baik,” ujar Heynckes.

Vidal berhasil memecah kebuntuan di menit 31, dan membantu gol pertama Lewandowski, untuk pastikan Bayern punya kendali atas permainan itu sebelum babak pertama berakhir.

Heynckes senang gelandang asal Chile tersebut telah merespon dengan baik berbagai kritik terhadap performanya di awal musim. “Saya puas dengan dia hari ini, begitu juga dengan semua pemain,” kata Heynckes.

“Saya mengenal Arturo dengan baik, kami bekerja sama di Leverkusen selama dua tahun, saya tahu apa yang bisa dia lakukan,” tandas pelatih berusia 72 tahun itu.

“Ketika saya tiba di sini, saya tidak senang dengan penampilannya saat itu. Jadi, saya katakan padanya dengan sangat jelas, dan dia telah bekerja sangat intensif selama dua pekan dan melakukannya dengan baik,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here