Juventus Payah Hadapi Tim Juru Kunci, Ada Apa?

Juventus harus bersusah-payah hadapi tim promosi yang juga tim jurukunci, Benevento, meski akhirnya menang tipis, 2-1, Minggu (5/11) malam.

Diprediksi mampu raih kemenangan meyakinkan saat menjamu tim juru kunci Liga Italia, Benevento, Juventus justru harus tertinggal lebih dulu melalui tendangan bebas Amato Ciciretti di menit 19.

Juventus harus menunggu hingga babak kedua untuk samakan kedudukan, dan Gonzalo Higuain kembali muncul sebagai pahlawan dengan manfaatkan sundulan Blaise Matuidi. Tak lama kemudian, tuan rumah berbalik unggul lewat sundulan Juan Cuadrado yang berhasil maksimalkan umpan silang Alex Sandro. Skor 2-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.

Allegri mengaku sempat was-was setelah Benevento mampu unggul terlebih dalu di babak pertama. Namun, ia memuji sikap para pemainnya yang tetap tenang dan berhasil balikkan kedudukan di babak kedua.

“Saya harus beri pujian pada para pemain saya di pertandingan tadi, karena kami tertinggal hanya dengan satu tembakan ke arah gawang di babak pertama. Hal itu membuat pertandingan seperti dikutuk, namun kami harus tetap tenang, tetap tajam dan tidak terburu-buru,” ujar Allegri pada Mediaset Premium.

“Setelah berhasil balikkan ketertinggalan dan unggul 2-1, kami terus membuat risiko di beberapa sepak pojok dan serangan balik. Ini bukanlah pertandingan yang mudah, karena setelah berhasil unggul, kami berpikir pertandingan sudah berakhir. Permainan ini selalu rumit,” tambahnya.

Bintang Juve, Paulo Dybala, kembali gagal catatkan namanya di papan skor, meski sang pelatih bersikeras pemain asal Argentina itu sudah bermain dengan baik. Sementara itu, Claudio Marchisio yang telah pulih dari cedera bermain sebagai starter untuk pertama kalinya di Liga Italia sejak Agustus silam.

“Dybala bermain bagus. Dia bisa saja mencetak gol di 17 pertandingan yang ia mainkan musim ini, namun ia butuh temukan kembali ketajaman dan performanya,” ujar Allegri.

“Marchisio juga bermain dengan baik, saya tidak menduga dia bisa bermain sepanjang pertandingan, namun saya senang melihat performanya,” tandasnya.

Allegri juga perkirakan, perebutan gelar Scudetto musim ini akan berlangsung ketat hingga pekan terakhir, melawan Napoli, Inter Milan dan AS Roma, yang memperlihatkan performa impresif di awal musim ini.

“Napoli sudah banyak melakukan hal-hal luar biasa, begitu juga dengan Inter dan Roma. Memenangkan pertandingan bukanlah hal yang mudah atau dianggap hal biasa,” tegas Allegri.

“Liga Italia akan berjalan hingga pekan ke-38 dan saya selalu katakan, kami perlu melaju dengan kecepatan tinggi, karena terlalu banyak benturan dan hambatan bisa membuat anda merasa sakit. Ini tim yanag hebat dan akan berjuang hingga akhir musim,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here