Ryan Giggs: Marcus Rashford Tak Ada Duanya!

Mantan pemain dan asisten pelatih Manchester United, Ryan Giggs, menilai Marcus Rashford merupakan salah satu aset berharga yang dimiliki Manchester United saat ini.

Sejak masuk ke dalam tim utama United, Rashford sudah mencetak 13 gol. Namun, catatan golnya masih kalah dibandingkan dengan bintang muda Manchester City, Gabriel Jesus, yang telah mencetak 14 gol sejak ia bergabung dengan klub biru langit itu pada Januari silam.

Giggs mengakui, dalam hal mencetak gol Jesus memang lebih baik. Namun, kemampuan pemain muda ini dalam lewati para pemain bertahan lawan dengan skill yang dimilikinya, membuat Giggs terkesan. Ia sendiri tegaskan, tak ingin menukar Rashford dengan bintang muda lainnya di dunia saat ini.

“Saya rasa, kata-kata yang tepat untuk dua pemain ini adalah, mereka sangat menarik,” ujar legenda Manchester United itu dalam kolom tulisannya di Sky Sports.

“Mereka pemain yang sedikit berbeda. [Gabriel] Jesus memiliki catatan gol yang lebih baik, namun Marcus [Rashford] senang berhadapan dengan para pemain bertahan dan mencoba sesuatu, di mana hal itu membuatnya sangat enak untuk ditonton,” tambah Giggs.

“Saya pernah bekerja bersama Marcus dan melihatnya dari dekat, jadi saya tahu seberapa besar talenta yang dimilikinya. Bagaimanapun juga, etos kerja dan komitmen yang ia miliki benar-benar membuatnya menjadi aset yang berharga bagi Manchester United. Anda tidak akan menukar dirinya dengan pemain muda lainnya saat ini,” tegasnya.

“Saya belum pernah melihat Jesus lebih dekat di lingkungan yang sama, namun jelas dia sudah perlihatkan performanya bahwa dia pemain yang sangat bertalenta,” tandas Giggs dalam tulisannya tersebut.

Chelsea Dekati Eks Pemandu Bakat Real Madrid

Chelsea sedang dalam perburuan seorang direktur teknik baru, menyusul kepergian Michael Emenalo yang pekan lalu putuskan untuk akhiri masa jabatannya selama tujuh tahun di Stamford Bridge.

Menurut The Times, The Blues telah arahkan perhatian mereka pada Campos yang secara luas dianggap sebagai salah satu pencari bakat paling berprestasi di Eropa.

Campos jadi alasan utama di balik gelar juara Ligue 1 AS Monaco musim lalu. Ia berhasil mengidentifikasi potensi pemain seperti Kylian Mbappe, Thomas Lemar, Benjamin Mendy, Bernardo Silva, Tiemoue Bakayoko dan Fabinho.

Diperkirakan, selama tiga tahun di Monaco, Campos telah membuat klub tersebut hasilkan pendapatan sekitar Rp5,6 triliun dari hasil beli dan jual pemain musim panas lalu.

Pria berusia 53 tahun itu sebelumnya juga pernah bekerja sebagai pemandu bakat senior dari mantan manajer Chelsea, Jose Mourinho, saat di Real Madrid, setahun sebelum beralih ke AS Monaco.

Campos saat ini bekerja di klub Ligue 1, LOSC Lille, di mana ia bergabung sebagai direktur olahraga tahun lalu, dan disebut-sebut terbuka untuk pindah ke Chelsea.

Juara bertahan Liga Inggris itu juga dikaitkan dengan kepindahan legenda Stamford Bridge, Frank Lampard dan Didier Drogba sebagai penerus Emenalo untuk jangka panjang.

Sementara Emenalo mengaku, keinginannya untuk luangkan lebih banyak waktu bersama keluarga jadi faktor kunci baginya untuk akhiri karir suksesnya di klub London barat tersebut.

Ternyata David de Gea Ingin Bertahan di Liga Inggris

David de Gea akui, mereka yang berada di negara asalnya sering lupakan pemain yang bermain di luar negeri.

Banyak suporter di Spanyol ingin melihat David de Gea kembali ke La Liga melalui kesepakatan mega transfer ke Real Madrid. Namun, bintang The Red Devils tersebut tegaskan, Liga Inggris punya budaya yang lebih menghargai pemainnya.

“Saya pikir, para pemain yang tinggalkan Spanyol tidak mendapat banyak perhatian seperti mereka yang tinggal di Spanyol, dan orang cenderung sedikit melupakan kita. Sementara budaya Inggris sangat memperhatikan dan mencintai para pemainnya,” ujar David de Gea kepada wartawan.

Kontrak De Gea di Old Trafford akan berakhir pada 2019 mendatang. Namun, Real Madrid masih berniat untuk memboyongnya dari Setan Merah.

Penjaga gawang berusia 27 tahun itu berada di skuad Timnas Spanyol untuk jalani dua pertandingan persahabatan, bersama Kepa Arrizabalaga – kiper muda asal Athletic Bilbao, yang juga dikaitkan dengan kepindahan ke Los Blancos, dan De Gea kagumi penampilannya.

“[Kepa] masih sangat muda. Dia memiliki karir yang panjang di hadapannya,” tandas De Gea.

“Ia bermain sangat tenang tapi dia harus terus berkembang. Saat berlatih dengannya, Anda sadar akan levelnya dan dia kiper yang hebat. Saya juga masih muda, kami berdua di sini dan, bersama Pepe [Reina], kami selalu sampai di tim nasional dengan antusiasme terbesar untuk membantu tim,” tambahnya.

Bek Inggris Ini Makin Lama Absen dari Liverpool

Nathaniel Clyne belum sekalipun tampil untuk Liverpool di musim ini, setelah ia alami cedera dalam latihan pramusim lalu.

Mantan pemain Southampton itu telah lakukan latihan ringan di Melwood pada September lalu. Namun, meski ia mendapat respon positif dari Jurgen Klopp, dia justru alami kemunduran kondisi yang menyebabkan ia harus naik meja operasi.

Sang fullback itu kemudian jalani operasi di bagian punggungnya pada Senin (13/11) pekan ini, dan sekarang dia harus menunggu untuk kembali bermain bagi The Reds sampai Februari tahun depan.

Dalam ketidakhadirannya, Trent Alexander-Arnold dan Joe Gomez telah mengisi tempatnya. Tapi, Clyne bisa hadir untuk laga-laga Liga Primer yang sangat penting.

Dia juga akan berharap bisa ikut dalam skuad Timnas Inggris di bawah asuhan Gareth Southgate untuk Piala Dunia 2018 di Rusia.

Berbicara tentang kemajuan Clyne jelang kemenangan 4-1 Liverpool atas West Ham United, Klopp mengungkapkan bahwa bek tersebut telah berjuang keras. “Dia dalam kondisi yang baik, berlari dengan intensitas tinggi tapi ototnya sedikit bereaksi,” kata Klopp.

“Itu bukan cedera, dan biasanya dengan pemain sehat dan bugar Anda bahkan tidak memikirkannya,” tambahnya.

“Dalam kasusnya itu, adalah tanda kecil lagi dari cedera punggungnya, kami mengeluarkannya dari tim dan itu jadi beberapa langkah mundur baginya,” ujar Klopp.

Selain Clyne, The Reds juga sepertinya akan kehilangan Sadio Mane yang terpaksa akhiri tugas internasionalnya bersama Senegal lebih awal pekan lalu, karena cedera hamstring.

Tottenham Buru Tanda Tangan Gelandang Muda Hoffenheim

Media asal Jerman Bild mengklaim, Tottenham Hotspur siap lakukan segala cara untuk dapatkan bintang Hoffenheim, Nadiem Amiri.

Pemain berusia 21 tahun ini mampu mengesankan penonton dengan penampilannya di Hoffenheim dan menarik minat Tottenham, serta klub Bundesliga lainnya, RB Leipzig.

Amiri lakukan debutnya bersama skuad utama Hoffenheim pada musim 2014/15. Pada musim inilah, Amiri menyegel sebuah tempat reguler di tim inti.

Amiri jadi salah satu pemain penting di skuad asuhan Julian Nagelsmann yang mendapat pujian untuk penampilan apik Hoffenheim di Bundesliga musim lalu. Mereka finish di zona Liga Champions. Sementara klub gagal lolos karena kalah dari Liverpool, Hoffenheim terus terlihat kuat di ajang liga domestik.

Pentingnya Amiri bagi skuad Hoffenheim dapat dilihat dari kenyataan bahwa pemain berusia 21 tahun itu hanya lewatkan dua dari 11 pertandingan Bundesliga sejauh ini, dan itupun disebabkan cedera. Pemain muda itu baru saja mendapat kontrak baru di Hoffenheim, yang mengikatnya sampai tahun 2020.

Namun, Hoffenheim takut mereka mungkin kehilangan Amiri sebelum kontraknya habis, terutama karena adanya klub-klub seperti RB Leipzig dan Tottenham yang terus memantau situasinya.

Leipzig mengincar Amiri untuk dijadikan pengganti bagi Naby Keita yang telah setuju gabung Liverpool pada musim panas mendatang. Amiri, dengan pengalamannya di Bundesliga, bersamaan dengan penampilannya yang cemerlang bisa menjadi pemain yang cocok untuk gantikan Keita di Leipzig.

Sedangkan Tottenham, mengincar pemain itu untuk menambah kedalaman skuad mereka di berbagai posisi. Apalagi, Amiri bisa bermain di sayap kiri maupun sebagai gelandang tengah. Posisi yang jadi favoritnya adalah, gelandang serang.

Tottenham perlu tambahkan pemain sayap kiri ke skuadnya, karena Mousa Dembele tengah cedera. Sementara untuk posisi gelandang tengah, pelatih Mauricio Pochettino menaruh kepercayaannya pada Harry Winks, yang telah mendapat pujian atas penampilannya saat melawan Real Madrid di Liga Champions.

Tetap saja, kebutuhan akan pemain tambahan sangat penting dan Amiri, dengan kemampuannya untuk bermain di ketiga posisi itu, bisa jadi pilihannya. Pemain berusia 21 tahun itu juga cocok dengan filosofi rekrutmen klub tersebut dan juga bisa masuk ke dalam skuad muda The Lilywhites.

Mesut Ozil Tak Pantas Pakai Warisi Jersey No 10

Diungkapkan legenda Chelsea, Ray Wilkins, playmaker asal Jerman Mesut Ozil tak layak kenakan seragam nomor 10 di Stadion Emirates.

Masa depan Mesut Ozil di Arsenal tetap tidak pasti, karena ia belum tanda tangani perpanjangan kontrak. Dengan kontraknya yang akan berakhir pada pertengahan 2018, The Gunners bisa menjualnya di bandar transfer Januari, daripada membiarkannya pergi secara gratis pada akhir musim.

Namun, laporan baru-baru ini mengatakan, Ozil bersedia bertahan di Emiratas jika The Gunners memberinya kaos nomor 10 milik Jack Wilshere.

Wilkins menganggap, playmaker itu tidak pantas dapat kehormatan untuk memakai jersey dengan nomor 10 tersebut, karena alasan sederhana. Yakni, dia bukanlah ‘pemain hebat’.

“Dia (Ozil) bukan pemain hebat, jadi mengapa dia harus memakai nomor 10?” ujar Wilkins kepada TalkSPORT.

“Kenapa dia harus mengambilnya dari Jack? Saya pikir kata ‘hebat’ sering digunakan terlalu sering. Saya tidak berpikir dia pernah menjadi pemain hebat,” tandasnya.

“Dia pemain yang fantastis. Saya tidak berpikir dia pemain hebat. Anda melihatnya di Liga Primer pekan ini dalam sepekan, dia pemain bagus, dia pemain yang sangat bagus. Tapi kata ‘hebat’ sering digunakan terlalu sering dalam sepakbola,” ujar Wilkins.

Sementara itu, Ozil baru-baru ini dikritik mantan pemain Liverpool dan Manchester City, Craig Bellamy, karena tampil buruknya untuk Timnas Jerman di laga persahabatan melawan Inggris yang berakhir dengan skor 0-0, Sabtu (11/11) lalu.

“Kami tahu Ozil tidak banyak berlari. Kami tahu dia tidak turun ke bawah untuk membantu pertahanan. Dia membuat saya sangat marah setiap kali saya melihat dia bermain,” katanya.

“Saya pikir, dia sangat mengecewakan hari ini dengan pemain muda di sekitarnya. Saya hanya berpikir, sebagai pemenang Piala Dunia dia bisa mengambil lebih banyak tanggung jawab,” tegas Wilkins.

“Kami tahu, ia seharusnya tampil lebih hebat lagi. Saya hanya merasakan saat ini bahwa dia tidak menunjukkan kepada kita apa yang dia mampu lakukan dan itu sangat menyebalkan,” ujarnya.

Man Utd Jual Marouane Fellaini Demi Pemain Brasil Ini

Manajer Manchester United Jose Mourinho telah diberitahu untuk menjual pemain lebih dulu sebelum dia bisa membeli yang baru – dan Marouane Fellaini ada di urutan teratas daftar penjualan pada bulan Januari 2018.

Pelatih asal Portugal itu telah diberitahu untuk melepaskan beberapa pemain sebelum dia bisa membangun skuad Old Trafford lebih jauh lagi. Sang pemain raksasa asal Belgia itu akan segera keluar Old Trafford dalam tujuh pekan ke depan.

Menurut laporan Mirror Sport, sebuah kesepakatan telah dicapai baginya untuk bergabung dengan klub Turki Besiktas di Tahun Baru dengan harga Rp 142 Milyar saat ia mengakhiri kontraknya dengan tim Setan Merah, Juni mendatang.

Dan dia bukan pemain terakhir yang akan pindah di musim dingin ini saat Mourinho berusaha membangun kembali The Red Devils guna merebut gelar Premier League musim ini.

Si pelatih asal Portugal memuji pemain Belgia serbaguna itu setelah kekalahan pekan lalu di tangan Chelsea, tapi tampaknya itu hanya sekedar basa-basi yang tak berarti menjelang kepergiannya.

Salah satu rekrutan potensial untuk menggantikannya adalah pemain Shakhtar Donetsk, Fred, yang namanya telah beredar jauh menjelang pembukaan jendela transfer musim dingin.

Pemain tengah yang dinamis itu telah tampil menonjol untuk raksasa Ukraina tersebut dan diberi kontrak jangka panjang baru di musim panas lalu – tapi sekarang sejumlah klub top Eropa sangat tertarik dengan pemain internasional Brasil tersebut.

Kubu Fred telah ingin membawanya ke Spanyol, dengan Sevilla dan Valencia keduanya menunjukkan ketertarikan. Tapi prospek pindah ke Liga Inggris kemungkinan akan mengubah pendapatnya.

Mourinho menghadiri pertandingan playoff Piala Dunia di Swedia pada Jumat malam, terutama untuk melihat penampilan salah satu beknya, Victor Lindelof.

Mantan Pemain Gagal Chelsea Akan Kembali ke Liga Inggris

Fernando Torres ingin kembali ke Premier League. Kabar itu membuat Newcastle United dan Southampton bersiaga.

Striker Spanyol berusia 33 tahun ini hanya menjadi starter dalam dua pertandingan untuk Atletico Madrid musim ini, satu di ajang La Liga dan satu lagi di Copa Del Rey.

Dan dengan striker bengal Diego Costa akan mulai bermain bagi Atletico di tahun baru 2018 setelah kembali dari Chelsea, ia tahu peluangnya untuk bermain sepak bola di paruh kedua musim ini akan semakin berkurang.

Agen Torres telah mempublikasikan keinginan kliennya untuk meninggalkan Atletico dalam skema pinjaman pada bulan Januari. Hal ini agar kabar tersebut diketahui oleh manajer Newcastle, Rafa Benitez, dan bos Southampton, Mauricio Pellegrino.

Dan dia berharap salah satu dari mereka akan datang dengan sebuah paket penawaran yang akan meyakinkan Atletico untuk membiarkannya menghabiskan sisa musim ini di Liga Inggris.

Torres memiliki sisa 18 bulan dalam kontraknya dengan tim Spanyol tersebut dan dia ingin menghabiskan musim depan bersama klub di negeri asalnya itu.

Dia berencana untuk pensiun pada akhir kesepakatannya dengan Atletico di tahun 2019 dan menginginkan musim terakhirnya, sebelum menggantung sepatu bolanya, berada di ibukota Spanyol, terlepas dari seberapa banyak dia akan bermain sebagai skuad utama tim.

Namun, Torres sangat ingin bermain sebanyak yang dia bisa untuk sisa musim ini dan bersikeras dia masih bisa melakukan hal itu di Premier League.

Dia dan Benitez lumayan dekat saat mereka bersama-sama di Liverpool – mantan bos The Reds membayar Rp 473 Milyar untuk membawanya dari Atletico pada 2007.

Dan dia juga mengenal Mauricio Pellegrino saat pelatih asal Argentina itu menjadi staf pelatih Benitez di Merseyside. Torres juga memiliki pilihan di luar Eropa, terutama di Amerika Serikat dan China.

Tapi dia akan menyukai satu kesempatan terakhir di Liga Inggris sebelum kembali ke tanah airnya untuk perpisahan terakhirnya.

Atletico akan mempelajari tawaran apapun sebelum memutuskan apakah akan menyetujui skema pinjaman bagi pemain tersebut pada bulan Januari. Setiap klub yang ingin meminjam Torres untuk sisa musim ini harus membayar sebagian dari gajinya yang, setiap tahunnya, bernilai sekitar Rp 393 Milyar.

Torres tampil hebat saat berada di Liverpool, mencetak 65 gol dalam 113 penampilan di Premier League.

Di Chelsea, setelah pindah pada Januari 2011, dia membantu memenangkan Piala FA, Liga Champions dan Liga Europa namun mencetak hanya 20 gol di ajang Liga Inggris untuk The Blues dalam 148 penampilan dan jauh dibandingkan performanya di Liverpool. .

Dia menandatangani kontrak dengan AC Milan pada bulan Januari 2015 setelah menjalani masa pinjaman di San Siro dan juga Atletico, kembali ke Vincente Calderon dalam sebuah kesepakatan permanen pada bulan Agustus tahun itu.

Gareth Bale Pilih Siapa? Man Utd, Tottenham, atau Chelsea?

Real Madrid sudah capek dengan rangkaian cedera yang diderita mantan bintang Tottenham Hotspur tersebut, dan siap melepaskan bintang senilai Rp 1,51 Trilyun mereka itu.

The Mirror melaporkan bahwa Manchester United, Chelsea dan Spurs sudah mengetahui info ini dan berada dalam posisi siaga satu untuk mendapatkannya.

Gareth Bale, 28 tahun, mendapatkan cedera betis terbarunya saat berlatih bersama Real Madrid pada hari Kamis kemarin, dan diperkirakan akan absen untuk sisa tahun ini.

Manchester United menjadi favorit terkuat untuk menandatangani sang pemain Wales ini. Mereka telah dua kali gagal memikat Bale. Pertama kali kalah dari Real Madrid saat Tottenham memutuskan untuk menjualnya – dengan si pemain memilih pindah ke Liga Spanyol.

Kiper David de Gea, target jangka panjang Real Madrid, bisa menjadi bagian dari kesepakatan barter Bale ke Inggris.

Chelsea juga menunjukkan ketertarikan besar pada Bale, sementara bos Spurs Mauricio Pochettino adalah seorang pengagum mantan pemain favorit White Hart Lane tersebut.

Bale telah berada di Spanyol selama empat tahun. Selama periode waktu itu ia telah memenangkan Liga Champions tiga kali, gelar La Liga satu kali dan Copa del Rey satu kali. Dia akan absen di Piala Dunia bersama Wales, namun sudah membantu mereka mencapai semifinal Euro 2016.

Gareth Bale kembali harus masuk ruang perawatan menyusul cedera yang dialaminya saat mengikuti sesi latihan, Kamis atau Jumat WIB (10/11) kemarin. Dia mengalami cedera otot betis.

Cederanya winger asal Wales ini tentu saja jadi pukulan berat bagi pelatih Zinedine Zidane yang berharap Bale bisa tampil dalam laga krusial melawan Atletico Madrid pada Minggu (19/11) mendatang. Pertandingan derby itu sangat penting karena akan berpengaruh pada posisi Los Blancos di klasemen La Liga.

Sesi latihan kemarin merupakan bagian dari persiapan Madrid untuk laga derby itu nanti. Ikut juga dalam latihan kemarin adalah Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema yang kebetulan tidak membela negara masing-masing di pertandingan internasional.

Real Madrid telah mengonfirmasi cedera Bale, namun mereka tak bisa memastikan berapa lama dia bakal menepi. Tapi berita yang beredar menyebutkan Bale bakal absen selama tiga hingga empat pekan ke depan.

Manchester United Gagal Juara Bukan Salah Jose Mourinho

Jika Jose Mourinho gagal membawa Manchester United menangkan gelar juara Liga Inggris musim ini, maka kesalahan harusnya ditujukan kepada para pemain, dan bukan pelatih. Demikian ungkap mantan bintang Chelsea, Frank Lampard.

Mantan pemain Timnas Inggris, Frank Lampard, menangkan gelar Liga Inggris dua kali beruntun bersama Jose Mourinho, saat pelatih itu berada di Chelsea pada musim 2004/05 dan 2005/06.

Namun, Mourinho harus hadapi kritik karena taktik defensif yang djalankan di beberapa pertandingan musim ini. Saat ini, The Red Devils berselisih delapan poin dari rival sekota, Manchester City, yang tempati puncak klasemen liga.

Tapi, Lampard yakin itu murni kesalahan pemain, jika The Red Devils tidak mampu menyelesaikan musim ini di posisi teratas. “Mourinho manajer yang suka menang dan dia punya cara untuk menang,” kata Lampard kepada Omnisport. 

“Berbeda dengan Pep Guardiola, berbeda dengan Antonio Conte, dan itulah caranya. Jika Manchester United tidak menangkan gelar Liga Primer, buat saya itu karena kualitas para pemainnya. Manchester City punya skuad yang sangat kuat tahun ini, Chelsea juga masih punya skuad yang sangat kuat. Saya pikir, terutama starting XI mereka, jika semua pemain fit, Chelsea bisa sangat kuat,” tandasnya.

“Ketika saya melihat Manchester United, mereka ada di sekitar area itu, tapi mungkin tim lain bisa lebih kuat,” ujar Lampard.

“Saya tentu tidak berpikir itu kesalahan manajer jika Manchester United gagal meraih gelar, dan saya benar-benar berpikir mereka akan bersikap kompetitif jelang akhir musim. Jadi, kita lihat saja nanti,” tambahnya.

Ashley Young Bicara Soal Perselisihannya dengan Dele Alli

Ashley Young mengaku belum bicara dengan bintang Tottenham Hotspur, Dele Alli, setelah pertengkaran mereka di sela-sela laga yang dimenangkan Manchester United, 1-0, di Old Trafford akhir bulan lalu.

Dua pemain Inggris itu bersitegang di babak pertama. Alli katakan kepada Young, 32 tahun, untuk segera pensiun dari sepakbola. Sedangkan Young, terlihat di kamera tanggapi perkataan itu dengan mengatakan, “kalau Anda menang Premier League, beri tahu saya”.

Pasangan ini tampak bersiap untuk sebuah reuni di jeda internasional kali ini. Namun, Alli kemudian menarik diri dari skuad Timnas Inggris di bawah asuhan Gareth Southgate akibat cedera.

“Ya tentu saja, senang bisa melihat dia (Alli),” kata Young, yang membantu Manchester United memenangkan gelar Premier League pada 2013, mengatakan kepada Sky Sports sambil tersenyum.

“Hal-hal terjadi dalam lapangan sepak bola. Setelah pertandingan permainan selesai. Anda tidak perlu berbicara sesudahnya. Begitulah adanya.”

Young juga tegaskan, fokusnya saat ini adalah Piala Dunia 2018 di Rusia, setelah ia kembali dipanggil ke skuad Timnas Inggris. “Saya telah menunjukkan, saya pantas berada di skuad Inggris tapi saya tidak hanya menginginkan tempat di skuad. Saya ingin berada di dalam tim,” tambahnya.

“Saya salah satu pemain yang ingin bermain di setiap pertandingan dan Piala Dunia masih jauh. Tapi itu fokus saya saat ini. Saya pikir setiap pemain Inggris ingin pergi ke Piala Dunia.”

Musim ini, Young telah membuat tujuh penampilan di Liga Inggris untuk The Red Devils. Ia menyumbangkan satu assist.

Liverpool Ingin Barcelona Berikan Lebih untuk Philippe Coutinho

Raksasa Catalan, Barcelona, dilaporkan telah tawarkan 106 juta poundsterling (Rp1,8 Trilyun) untuk playmaker Liverpool, Philippe Coutinho.

Barcelona masih bernafsu amankan tanda tangan Coutinho, setelah gagal wujudkan kesepakatan transfer pemain itu di musim panas lalu.

Liverpool sebelumnya telah menolak tiga tawaran Barca sebelum batas waktu penutupan bursa transfer pada September silam, tapi Blaugrana tak terpengaruh sikap The Reds. El Barca yang telah ajukan tawaran 118 juta pounds (Rp2,09 Trilyun) selama musim panas, kini luncurkan tawaran baru untuk pemain asal Brasil tersebut.

Koran asal Spanyol, Sport, mengklaim tawaran sebesar 106 juta pounds (Rp1,8 Trilyun) untuk Januari nanti sedang dinegosiasikan kedua klub tersebut.

Manajer Barca, Ernesto Valverde, telah katakan pada direksi Barca untuk lakukan semua yang mereka bisa demi membawa masuk pemain berusia 25 tahun itu ke Camp Nou. Tapi Liverpool mungkin hanya mau mengalah dan menjual Coutinho, jika Blaugrana tingkatkan tawaran mereka itu.

Sport mengklaim, pemilik Liverpool Fenway Sports Group (FSG) akan setuju untuk melepas Coutinho jika Barcelona ajukan tawaran 132 juta pounds (Rp2,34 Trilyun). Tapi, harapan mereka untuk mendapat banyak uang dari hasil penjualan bintang Brasil itu mungkin tak akan terwujud.

Direktur Teknis Barca, Robert Fernandez, kabarnya yakin bahwa tingginya harga pemain akibat kepindahan Neymar ke PSG dengan biaya Rp3,4 triliun di musim panas lalu, kini telah berakhir.

Menurut Fernandez, harga pemain kini sudah turun ke level yang lebih terjangkau. Namun, tantangan besar Barca bersama Liverpool adalah, bagaimana mengatur cara pembayarannya nanti.

The Reds sepertinya tidak senang dengan persyaratan pembayaran yang diajukan Barcelona pada tawaran ketiga mereka untuk Coutinho musim panas lalu. PSG membayar Rp3,4 triliun secara langsung untuk Neymar, tapi Barca tidak bersedia lakukan cara pembayaran serupa.

Jadi, masih harus dilihat apakah Barca bersedia datangkan Coutinho yang tidak akan boleh bermain di Liga Champions, karena sudah tampil untuk Liverpool saat ini. Namun, kemungkinan dia akan diberi peran sentral dalam membantu Barca untuk meraih gelar juara La Liga.

Beda Conte dan Zidane? Alvaro Morata Ungkap Bocorannya

Setelah dapat kesempatan bermain selama satu musim bagi skuad Zinedine Zidane di Real Madrid, Morata kini gabung pelatih kelas dunia lainnya di Chelsea, Antonio Conte. Pemain asal Spanyol itu didatangkan pada musim panas lalu, dengan biaya Rp1,07 Trilyun.

Sepanjang musim lalu, Morata mencetak 15 gol dalam 26 penampilannya di Liga Spanyol. Bersama Zidane, ia juga berhasil sumbangkan gelar juara La Liga dan Liga Champions untuk Madrid musim lalu.

Musim ini, Morata resmi menjadi pemain Chelsea, dan telah mencetak tujuh gol serta tiga assist dari 10 penampilannya di Liga Inggris. Menurutnya, Conte maupun Zidane punya kesamaan dalam hal mentalitas juara. Namun, ada beberapa hal yang bedakan keduanya.

“Mereka dua pelatih dengan mentalitas juara,” ujar penyerang berusia 24 tahun itu pada surat kabar AS.

“Conte pelatih yang jauh lebih taktis dan memiliki kontrol soal cara kami bermain. Dia orang yang sangat bergairah dan kerap kali menunjukkannya. Zizou [julukan Zidane] juga seorang pemenang meski ia memiliki caranya sendiri,” tandasnya.

Sementara itu, Morata juga membela mantan rekannya di Real Madrid, Karim Benzema, yang mendapat kritik keras dari Gary Lineker. Sang pemain Prancis itu banyak mendapat kritik setelah kurangnya produktivitas golnya dalam beberapa musim terakhir, termasuk di musim ini di mana ia hanya mencetak satu gol hingga pekan ke-11 Liga Spanyol.

“Karim [Benzema] salah satu penyerang terbaik di dunia. Dia punya kualitas yang cukup untuk menjadi pemain nomor 9 bagi Madrid,” tegas Morata.

“Dulu ketika [Lineker] bermain, tidak ada jejaring sosial. Saya pikir, Anda harus menempatkan diri Anda dalam situasinya. Dia suka berada dalam tekanan, namun saya tidak berpikir itu berdampak besar pada Benzema,” tambahnya.

Ditawari Chelsea Jabatan, Frank Lampard Pikir-pikir

Michael Emenalo ungkap keputusan mengejutkan pada awal pekan ini, saat ia umumkan pengunduran dirinya sebagai direktur teknik Chelsea – jabatan yang sudah diembannya selama 10 tahun di Stamford Bridge.

Beberapa nama disebut menjadi opsi bagi Chelsea untuk gantikan peran Emenalo. Salah satunya adalah legenda klub, Frank Lampard.

Saat ini, Lampard masih ikuti kursus untuk mendapat lisensi kepelatihan. Lampard mengaku akan senang bisa kembali secara permanen ke Chelsea dan tak menutup peluang untuk gantikan Emenalo.

“Saya bekerja bersama Michael selama tujuh atau delapan tahun, dan perannya di klub bertepatan dengan periode paling sukses dalam sejarah Chelsea. Jadi, saya rasa dia layak mendapat banyak pujian atas hal tersebut,” ujar Lampard.

“Semua orang di Chelsea harapkan yang terbaik baginya, karena dia sudah pergi. Secara pribadi, saya tidak tahu [apakah bisa gantikan peran Emenalo].  Saya orang Chelsea, saya senang bisa terlibat dengan klub dalam jangka panjang dengan cara tertentu. Kita lihat apa yang akan terjadi nanti,” tandasnya.

Meski demikian, Lampard sendiri punya impian yang lebih besar dari sekedar menjadi direktur teknik Chelsea. Mantan bintang Timnas Inggris itu punya keinginan untuk menjadi pelatih The Blues.

“Saya perlu belajar. Meski bermain selama 20 tahun, tapi itu tidak jadikan anda seorang pelatih hebat. Jadi, saya harus belajar ilmunya. Tapi, saya senang jika bisa gunakan pengalaman saya sebagai pemain,” lanjutnya.

“Tentu saja, setelah berada di Chelsea dalam waktu yang lama, inilah klubnya [yang ingin saya latih]. Itu menjadi impian saya, tapi itu bukan jalan yang mudah. Saya sudah bekerja dengan begitu banyak pelatih, jadi saya ingin berpikir bahwa saya dapat mengambil nilai positif dan negatif dari semua pelatih, dan mencari jati diri saya,” tandas Lampard.

“Saya ingin bekerja dengan para pemain muda, mencoba tingkatkan kemampuan mereka, bukan hanya sebagai seorang pemain tapi juga sebagai seorang pemuda,” ujarnya.

Liverpool Masih Bisa Kejar Manchester City dan Jadi Juara!

Liverpool masih kesulitan mendapat hasil yang baik secara konsisten di awal musim ini. Meski bermain impresif, The Reds kerap kehilangan banyak poin penting.

Hingga pekan ke-11 Liga Inggris, tim yang bermarkas di Anfield itu meraih 19 poin dengan catatan lima kali menang, empat kali imbang dan dua kali kalah. Mereka kini kantongi defisit 12 poin dari Manchester City yang bertengger di puncak klasemen.

Namun, kiper Simon Mignolet tetap pertahankan keyakinannya bahwa Liverpool masih bisa mengejar Manchester City dan finish di peringkat teratas pada akhir musim. Bagi Mignolet, Liverpool harus mampu manfaatkan dengan baik periode musim dingin yang kerap jadi batu sandungan bagi tim-tim lain.

“Manchester City sudah bermain dengan sangat baik saat ini,” ujar penjaga gawang berusia 29 tahun itu.

“Mereka punya kualitas yang tinggi. Namun seperti biasa, Liga Inggris jadi sebuah perjalanan yang jauh. Masih ada jalan panjang yang harus dilalui [hingga akhir musim nanti],” tandasnya.

“Setelah kemenangan atas West Ham, kami berhasil persempit jarak [dengan tim-tim di atas]. Dengan padatnya periode musim dingin, apapun bisa terjadi. Jadi, semua ada di tangan kami untuk bisa menjadi penantang [gelar juara], dan itu yang akan kami coba lakukan,” tegas Mignolet.

Selain itu, Mignolet mengaku bangga bisa dapat kesempatan kenakan ban kapten Liverpool saat ia gantikan Jordan Henderson di pertandingan akhir pekan lalu. “Saya terkejut saat itu. Saya diberitahukan hanya satu jam sebelum pertandingan dimulai,” lanjut Mignolet.

“Tentu saja senang mendengarnya. Jika anda membawa daftar kapten Liverpool, maka ini pengalaman hebat dan saya bangga,” ujarnya.

“Saya juga menjadi satu-satunya pemain asal Belgia yang menjadi kapten di klub, dan untungnya itu membawa sedikit keberuntungan karena kami berhasil memenangkan pertandingan,” tandas Mignolet.

Manchester City Dapatkan Gelandang Barcelona?

Sergio Busquets menilai Liga Inggris sebagai liga terbaik di dunia, meski ia tak melihat ada kemungkinan dirinya akan bereuni dengan Pep Guardiola di Manchester City.

Kedatangan Pep Guardiola di Manchester City pada awal musim lalu memancing beberapa spekulasi, dan salah satunya adalah bergabungnya Sergio Busquets dengan mantan mentornya di Barcelona itu. Guardiola sendiri dalam beberapa kesempatan mengakui, gelandang El Barca itu merupakan salah satu yang terbaik di dunia.

Meski mengaku kagum dan berhutang budi pada sosok Guardiola, namun Busquets tak melihat ada kemungkinan dirinya bermain di Liga Inggris. Busquets tegaskan, dirinya merasa bahagia bermain bagi tim terbaik di dunia, Barcelona, meski ia juga akui bermain di Major League Soccer (LMS) di Amerika Serikat pada pengujung karirnya jadi opsi yang realistis.

“Liga Inggris jadi liga terbaik di dunia, Anda bisa melihat hal itu,” ujar gelandang berusia 29 tahun itu kepada wartawan.

“Mungkin saya bisa bermain di sana, namun nyatanya tidak seperti itu. Karena saat ini, saya berada di tim terbaik di dunia. Di tingkat Eropa atau elit, saya ingin Barcelona jadi tim terakhir saya. Namun, saya akan senang jika bisa mencoba pengalaman bermain di liga lain, mungkin di MLS,” tandas Busquets.

“Guardiola orang yang sangat penting dalam karir saya, namun saat ini saya merasa baik-baik saja di Barcelona, dan dia ada Manchester. Saya harap bisa terus bermain selama empat tahun ke depan, dan apa yang tidak saya inginkan hanyalah berada di belakang [bangku cadangan]. Saat ini, saya tidak muda lagi,” tambahnya.

Selain itu, Busquets juga akui Barcelona berhasil berada di puncak klasemen Liga Spanyol musim ini, meski tak tampilkan permainan terbaik mereka.

“Kami tahu [kami tidak bermain dengan luar biasa] dan kami harus mencatat hal itu. Kami kehilangan seorang pemain yang sangat penting, kami mengubah sistem dan itu memberi Anda beberapa hal meski menghilangkan beberapa hal lainnya,” tandas Busquets.

“Namun hal yang terpenting adalah kekompakan tim ini, kami tengah membangun sebuah tim juara. Kami berjalan dengan sangat baik [di awal musim ini]. Kami tidak bermain dengan brilian namun kami solid dan kompak. Sangat sulit untuk mencetak gol melawan kami. Dan kami sangat bahagia,” ungkapnya.

Baru Datang, David Moyes Sudah Ancam Pemain West Ham

Di awal kerjanya di West Ham United, belum-belum David Moyes sudah katakan, “Jangan menangis jika kita akan mulai bekerja keras.”

Bos The Hammers yang baru itu tegaskan, dia siap membentuk tim yang tangguh dengan skuad yang diwarisi Slaven Bilic dan mereka harus ‘berdiri’ dan ‘mengambil sedikit tanggung jawab’.

Mirror ungkapkan pula pada Selasa lalu, bagaimana beberapa bintang senior The Hammers memberitahu Moyes bahwa kurangnya kedisiplinan manajer mereka telah pengaruhi pemecatannya. Ada juga keluhan tentang kualitas dan intensitas latihan di bawah manajer asal Kroasia yang dipecat pada Senin (6/11) lalu itu.

Penunjukan Moyes tampaknya tak benar-benar puaskan fans West Ham, dan dia mengaku punya tekad untuk pembuktian setelah diberi kesempatan untuk kembali melatih di Liga Primer.

Kini eks manajer Everton, Manchester United dan Sunderland itu beri peringatan pada para pemainnya, bahwa mereka harus bekerja keras dan berlari jika tak ingin hanya duduk nyaman di bangku cadangan.

“Jika para pemain mungkin menganggap pekerjaan itu tidak cukup sulit atau mungkin mereka tak melakukannya dengan cukup baik, oke, saya harap mereka tidak akan menangis jika kami balikkan keadaan dan bekerja dengan lebih keras,” tegas Moyes.

“Saya tidak ingin mereka bilang, ‘ini terlalu banyak’. Ada tanggung jawab yang harus diambil oleh para pemain,” tambahnya.

“Sesi latihan akan sulit bagi mereka, tapi mudah-mudahan mereka akan menikmatinya juga. Kami akan berjuang keras dan berusaha dapatkan yang terbaik dari mereka,” ujar Moyes.

“Jika ada, mereka sangat ingin tunjukkan kepada manajer baru apa yang bisa mereka lakukan. Jika mereka tidak menjalankan dengan baik, mereka tidak akan bermain,” tandasnya.

“Lari, atau Anda tidak akan bermain – jika anda tidak lari Anda tidak akan bermain. Saya terburu-buru dan mereka juga harus tergesa-gesa. Saya akan berkata, ‘Jika Anda tidak melakukannya, seperti itu, maaf ‘,” tambah Moyes.

“Anda dapat upah. Anda harus persiapkan diri dengan benar dan bertindak secara profesional,” tegasnya.

N’Golo Kante Kembali, Chelsea Diprediksi Melesat

Setelah raih gelar juara Liga Inggris musim lalu, Chelsea alami penurunan yang cukup signifikan di musim ini.

Musim lalu The Blues catatkan rekor selalu menang dalam 14 laga berturut-turut di Liga Inggris. Namun, kini mereka harus susah-payah dalam mengejar tiga poin. Menurunnya performa The Blues tak lepas dari cedera yang menimpa gelandang andalan mereka, N’Golo Kante.

Pemain berusia 26 tahun itu mengalami cedera di jeda internasional bulan lalu, dan terpaksa harus absen di beberapa pertandingan Chelsea. Namun, pemain Timnas Prancis tersebut kini sudah kembali dan bermain sejak menit awal, saat Chelsea kalahkan Manchester United, 1-0, di Stamford Bridge, Senin [6/11] dinihari WIB.

Mantan pemain Chelsea, Marcel Desailly, percaya kembalinya Kante akan berikan dorongan besar bagi tim hingga bisa tingkatkan performa mereka. “Itu bukanlah kebetulan. Saya tidak saksikan pertandingan itu, tapi teman saya bilang, itu pertandingan yang hebat,” ujar Desailly pada Omnisport.

“Chelsea butuh pemain yang bisa bermain di depan lini pertahanan untuk membantu dan halangi lawan, serta beri energi ekstra, memainkan ritme, dan memulai serangan. Saya sangat senang dia kembali [dari cedera]. Secara psikis, itu juga dorongan bagi seluruh tim, karena sejak ia pergi performa Chelsea naik-turun,” tandasnya.

“Sekarang ia sudah kembali dan beri rangsangan bagi seluruh pemain di dalam tim. Mereka memang tak punya pemain individual yang besar, tapi setidaknya secara kolektivitas mereka kembali ke level asli mereka seperti musim lalu. Chelsea bisa kembali ke tingkat tertinggi mereka,” ujar Desailly.

Antonio Conte Ingin Chelsea Boyong 3 Pemain Baru

Antonio Conte targetkan Alex Sandro, Ross Barkley dan satu striker untuk perkuat skuad Chelsea di bursa transfer Januari. Ketiganya dibutuhkan untuk berikan persaingan pada Alvaro Morata di lini depan skuad The Blues.

Pelatih asal Italia kesal pada musim panas lalu, setelah ia kehilangan sejumlah target utamanya, termasuk Romelu Lukaku, Alex Oxlade-Chamberlain, Fernando Llorente dan Barkley.

Kegagalan The Blues untuk penuhi tuntutan Conte menyebabkan ketegangan pada awal musim. Pengunduran diri Direktur Teknik Chelsea, Michael Emenalo, pekan ini telah memberi tekanan lebih lanjut pada mantan pelatih Juventus tersebut.

Barkley sangat tertarik untuk pindah ke Stamford Bridge di musim panas, tapi cedera hamstring yang dialaminya membuat kepindahannya ke The Blues menjadi sulit terwujud.

Playmaker asal Inggris itu sedang dalam perjalanan untuk kembali beraksi beberapa pekan mendatang, namun kepergian Ronald Koeman telah memberi The Toffees kesempatan lebih besar untuk mempertahankannya.

Chelsea telah melihat tawaran mereka sekitar 53 juta poundsterling (Rp940 miliar) untuk Alex Sandro ditolak Juventus. Namun, pemain asal Brasil itu tetap tertarik untuk pindah ke London barat dan Conte masih menginginkannya. Demikian menurut The Mirror.

Marcos Alonso telah gagal meniru performa yang ia tunjukkan selama musim debutnya di Stamford Bridge, dan Sandro dipandang sebagai pengganti yang signifikan.

Conte akan biarkan Michy Batshuayi tinggalkan klub dengan status pinjaman, jika mereka dapat pengganti yang sesuai – kemungkinan besar Llorente – di musim panas.

Namun, kegagalan klub untuk temukan pemain depan akan membuat penyerang asal Belgia itu tetap berada di London barat, walau Conte tetap tertarik datangkan seorang striker.

Penyerang Crystal Palace, Christian Benteke, dipandang sebagai pelapis sempurna Alvaro Morata. Namun, the Eagles pastinya enggan melepas pemainnya itu pergi pada Januari mendatang.

Liverpool Segera Diperkuat Trio Ganas Ini

Diungkapkan kiper Liverpool, Simon Mignolet kedatangan tiga rekannya; Sadio Mane, Philippe Coutinho dan Adam Lallana akan membuat skuad the Reds semakin kuat usai jeda internasional pekan depan.

Sadio Mane bermain selama 77 menit saat Liverpool menang 4-1 di West Ham United, Minggu (5/11) lalu. Itu jadi penampilan pertama Mane dalam sebulan terakhir, setelah ia alami cedera hamstring.

Sebuah sumber mengatakan pada ESPN FC, Lallana akan bermain dalam pertandingan pekan depan di mana pemain itu tengah bersiap untuk kembali bermain usai cedera paha.

Coutinho telah gabung dengan skuad Brasil, meski ada masalah dengan aduktor yang membuatnya absen dalam tiga pertandingan terakhir Liverpool. Mignolet berharap akan melihat trio tersebut kembali ke lapangan bersama-sama.

“Saya pikir, kami sedikit merasa dirugikan dengan masalah cedera dan suspensi,” kata Mignolet kepada situs resmi Liverpool.

“Jika Anda punya tiga pemain cedera di saat yang sama, maka itu jelas merupakan hal yang sulit ditangani. Namun, pada saat bersamaan skuad tetap tenang dengan situasi ini,” tambahnya.

“Mudah-mudahan setelah jeda internasional mereka akan mendorong sisa skuad untuk maju dengan menambah pundi-pundi gol dan memberi kami platform yang lebih besar untuk melaju,” tambahnya.

Liverpool berada di posisi lima Liga Inggris, empat poin di bawah posisi kedua Manchester United, dan butuh satu kemenangan lagi untuk bisa memastikan diri lolos dari penyisihan grup Liga Champions.

Liverpool sekarang bersiap hadapi rangkaian 13 pertandingan dalam 45 hari, termasuk delapan pertandingan dalam 29 hari selama Desember.

“Jika Anda mendapat pemain seperti mereka kembali dan fit setelah tidak bermain akhir-akhir ini, itu tak hanya memberi dorongan kepada tim, tapi juga dorongan bagi mereka secara individual,” tambah Mignolet.

“Saya yakin, mereka akan siap hadapi pertandingan yang datang saat kami kembali setelah jeda internasional,” tandasnya.

Romelu Lukaku Bermasalah, Ini Tips dari Pelatih Belgia

Eks pemain Everton itu semula lakoni awal musim yang gemilang di Old Trafford, dengan membuat 10 gol hingga akhir September lalu. Namun, pemain yang dibeli dengan banderol Rp1,3 Trilyun itu tak lagi mencetak gol di tujuh pertandingan terakhirnya di semua kompetisi.

Bagi Roberto Martinez yang pernah tangani Lukaku di The Toffees dan kini di Timnas Belgia, ia tak khawatir dengan performa striker-nya itu. Pelatih asal Spanyol itu hanya berharap, Lukaku tak ubah gaya permainannya dan terus bermain seperti dulu.

Apalagi, kini Lukaku berada di klub sekelas The Red Devils, sehingga kemampuannya dalam mencetak gol menjadi penting dalam kelanjutan karir profesionalnya.

“Saya punya keuntungan dengan Romelu karena saya sudah bekerja dengannya selama empat tahun,” ujar Martinez.

“Saya kenal Romelu luar dalam. Saya rasa, dia menikmati tantangan yang ada. Romelu nikmati awal musim yang indah dan sekarang ada di periode yang harus dilalui,” tambahnya.

“Saya tidak khawatir atau apapun. Yang harus dia lakukan di perjalanan karirnya adalah, menjadi diri sendiri di sebuah klub yang punya banyak ekspektasi dan tuntutan seperti di Manchester United,” tandasnya.

“Bagi saya, tidak ada yang berubah dalam pikiran Romelu. Dia masih percaya diri. Ia punya keyakinan besar atas apa yang bisa ia berikan. Yang saya inginkan, dia tetap jadi dirinya sendiri dalam urusan mencetak gol, dan ketika dia tidak demikian, maka itu akan terlihat jelas di sebuah klub seperti Manchester United,” tegas Martinez

Arsenal Targetkan Mantan Pemain Gantikan Mesut Ozil

Arsenal sedang mengincar kesepakatan transfer sebesar 10 juta pounds (Rp177 miliar) untuk mantan pemain yang mereka jual ke Besiktas, Oguzhan Ozyakup, sebagai pengganti Mesut Ozil.

Arsenal dilaporkan berencana datangkan kembali pemain asal Turki, Oguzhan Ozyakup, setelah lima tahun yang lalu mereka menjualnya hanya seharga Rp7,09 miliar. Ozyakup dilepas ke Besiktas dengan kesepakatan transfer pada tahun 2012, dan telah hasilkan hampir 200 penampilan untuk raksasa Turki tersebut.

Media asal Turki Fotomac mengklaim, tim Meriam London itu kini ingin kembali amankan tanda tangan gelandang tersebut sebagai pengganti Mesut Ozil. Ozyakup gabung akademi The Gunners di tahun 2008, namun ia gagal masuk ke tim utama asuhan Arsene Wenger.

Sementara itu, Ozil terlihat sudah pasti akan tinggalkan Stadion Emirates pada musim panas mendatang, ketika kontraknya berakhir pada Juni tahun depan. Manchester United telah banyak dikaitkan dengan Ozil, yang bisa keluar dari Arsenal pada Januari 2018.

Tim Meriam London mempertimbangkan untuk menjual Ozil dan berpotensi terbuka pada penawaran di bulan Januari.

Sementara, Ozyakup telah berkembang di Besiktas dengan mencetak 27 gol dan 44 assist dalam 195 penampilannya. Pemain berusia 25 tahun itu sekarang dihargai sekitar Rp177 miliar oleh klubnya saat ini, setelah lima tahun tampil sangat bagus di Turki.

Ozyakup telah tampil sangat mengesankan di Liga Champions untuk Besiktas musim ini. Raksasa Turki itu raih tiga kemenangan dari empat pertandingan dan belum terkalahkan di Eropa musim ini.

Ozyakup telah menjadi kapten Besiktas di Liga Champions, bahkan telah kenakan ban kapten di sebagian besar pertandingan liga mereka. The Gunners percaya, mereka berada dalam posisi yang sangat baik untuk dapatkan kesepakatan potensial dengan Ozyakup di tahun terakhir dari kesepakatannya saat ini.

Besiktas ingin Ozyakup bertahan, dan sedang dalam pembicaraan dengan playmaker itu mengenai kesepakatan baru yang lebih baik. Tapi, iming-iming kembalinya Emirates mungkin terlalu berat untuk ditolak Ozyakup.

Pemain Ini Senang Batal ke Liverpool

Virgil van Dijk tak ingin ratapi kegagalannya hengkang ke Liverpool, karena ia merasa bahagia di Southampton.

Pemain belakang asal Belanda itu jadi buah bibir pada musim panas silam, setelah The Reds tertangkap basah sedang mendekatinya. Liverpool terpaksa harus meminta maaf karena dekati pemain itu secara ilegal, dan mengaku akan menarik diri dari pengejarannya terhadap Van Dijk.

Tapi, Van Dijk sendiri telah meminta klub untuk menjualnya pada Agustus lalu, walau hingga jendela transfer ditutup ia tetap berada di Stadion St Mary’s.

Sempat tidak dimainkan, Van Dijk lakoni laga pertamanya musim ini pada 16 September lalu, dan sejak saat itu ia telah bermain di lima pertandingan lainnya.

Baginya, Southampton jadi prioritas utama dan tak ingin mengungkit masalah pada musim panas silam. Tapi, ia tak menutup pintu untuk hengkang ke klub lain pada bursa transfer Januari, atau musim panas tahun depan.

“Pertama-tama, saya rasa tidak pantas untuk memberi komentar atas apa yang terjadi kemarin,” ujar Van Dijk kepada Daily Echo.

“Tapi saya beri 100 persen tenaga saya kepada klub. Saya berlatih keras setiap hari, membantu rekan-rekan, bersikap positif dan saya ingin menang di setiap pertandingan yang dijalani Southampton. Saya bahagia dan itu yang terpenting. Jadi, kita lihat saja bagaimana nanti,” tambahnya.

Kegagalan Liverpool memboyong Virgil van Dijk, diyakini jadi faktor penting dalam buruknya lini belakang the Reds saat ini. Walau duduk di peringkat lima klasemen sementara Liga Inggris, namun skuad asuhan Jurgen Klopp itu jadi tim yang alami kebobolan paling banyak dengan 17 gol.

Bahkan The Reds menjadi tim keenam dengan jumlah kemasukan terbanyak setelah Crystal Palace, West Ham United, Everton, Stoke City dan Watford.

Chelsea Tampil Garang Lagi Karena Gelandang Ini

Pemain asal Perancis itu sempat absen karena cedera hamstring yang dialaminya bersama Le Blues dan membuatnya absen dalam enam laga, termasuk kekalahan dari Crystal Palace dan AS Roma.

N’Golo Kante kembali dimainkan dalam laga melawan Manchester United, Minggu (5/11) malam, yang berakhir dengan kemenangan tipis the Blues, 1-0.

Bagi Marcel Desailly, kembalinya N’Golo Kante pantas ditakuti lawan-lawan Chelsea, karena ia yakin Chelsea akan tampil garang lagi. “Itu bukan kebetulan semata. Saya tidak nonton pertandingannya, tapi teman-teman saya bilang mereka menikmati laga Chelsea versus United,” ujar Desailly kepada Omnisport.

“[Chelsea] butuh pemain yang bisa diam di depan para bek untuk membantu menahan lawan dan membawa energi ekstra, mainkan tempo permainan serta membangun serangan,” tandasnya.

“Saya sangat senang dengan kembalinya Kante. Secara psikologis, ini jadi dorongan terhadap kolektivitas tim. Karena sejak ia cedera, Chelsea selalu naik-turun. Sekarang Kante telah kembali dan semangati rekan-rekannya,” tambah Desailly yang juga mantan gelandang bertahan Chelsea itu.

“Mereka tidak punya pemain individual yang besar, tapi jika kolektivitasnya kembali seperti musim lalu, maka Chelsea akan kembali ke level tertentu,” tandasnya.

Saat ini, Antonio Conte diisukan akan tinggalkan Stamford Bridge, karena buruknya hubungan dengan para petinggi Chelsea. Namun, Desailly berharap hal tersebut tidak terjadi.

“Saya hanya ingin ia selesaikan musim ini. Kita berharap, Chelsea berada di level tertentu. Musim depan [baru boleh hengkang] jika para petinggi klub membiarkannya pergi atau putuskan untuk pertahankannya. Itu bukan masalah untuk saya,” tegas Desailly.

“Saya ingin, Conte membawa kembali filosofi dan kepintarannya. Ketika ia datang dulu, dia benar-benar mengubah sistem. Bermain di Liga Inggris dengan tiga pemain belakang merupakan hal yang sulit, dengan banyaknya ruang yang ditinggalkan di sayap. Namun, ia berhasil melakukannya dan menjuarai Liga Inggris dengan begitu mudahnya,” tandasnya.

Jose Mourinho Dibela Mantan Pemain Chelsea

Hal itu diungkapkan mantan pemain Timnas Prancis, Marcel Desailly. Mantan gelandang bertahan AC Milan dan Chelsea itu berharap, para suporter Manchester United bersabar pada Mourinho, selagi pelatih itu membentuk tim sesuai keinginannya.

Belakangan ini, muncul suara ketidakpuasan pada sistem permainan yang diterapkan Mourinho di Manchester United. Setan Merah dituding kerap bermain bertahan melawan tim-tim yang memiliki level sama dengan mereka.

Meski telah persembahkan gelar juara EFL Cup dan Liga Europa di musim pertamanya, namun sistem permainan Mou disebut-sebut cenderung mementingkan hasil akhir.

Namun, Desailly malah meminta Mourinho untuk pertahankan gaya permainannya itu. ia juga berharap, para suporter MU memberi waktu bagi pelatih asal Portugal tersebut untuk membangun tim sesuai keinginannya.

“Dia harus tetap menjadi seorang Mourinho. Dia tahu kapasitas yang dimiliki timnya,” ujar Desailly kepada Omnisport, jelang penghargaan Golden Foot Award di Monaco, Prancis.

Liga Inggris  - Jose Mourinho Dibela Mantan Pemain Chelsea

“Sepertinya dia tidak benar-benar mendapatkan tim yang ia inginkan, seperti saat membandingkannya dengan Pep Guardiola yang benar-benar bisa memilih setiap pemain yang ia inginkan masuk atau keluar,” ujar Desailly.

“Sementara Mourinho, ia masih harus berurusan dengan beberapa pemain yang sebenarnya tidak inginkan berada dalam sistemnya,” ungkap mantan pemain berusia 49 tahun itu.

“Dia sudah bekerja dengan baik. Jadi saya harap, Manchester United akan bersinar seperti saat mereka bersinar bersama Alex Ferguson. Namun, tentu saja, itu hal yang sulit. Setiap saat, setiap pertandingan, ada sejarah besar yang berada di pundak dari para pemain dan pelatih. Jadi, mari kita beri ia waktu,” tandasnya.

Bek Tottenham Hotspur Bantah Bermasalah dengan Klub

Danny Rone bersikeras dirinya tak punya masalah, baik dengan klub maupun pelatih Spurs. Beberapa waktu lalu, pemain yang bermain di posisi bek sayap kiri itu sempat memancing kontroversi, karena kritik terbukanya terhadap kebijakan klub.

Dalam wawancara dengan The Sun beberapa waktu lalu, Rose mendesak klub belanjakan uang mereka dengan datangkan para pemain bintang, dan bukannya deretan pemain tak terkenal yang untuk mengetahuinya kita harus gunakan mesin pencarian Google lebih dulu.

Dalam wawancara itu, pemain berusia 27 tahun itu juga berharap mendapat kenaikan gaji setelah sebelumnya isyaratkan untuk pergi dari klub tersebut. Manchester United, Manchester City dan Chelsea sempat dikaitkan dengan Rose sepanjang musim panas lalu.

Rose sendiri mendapat kesempatan jadi starter untuk pertama kalinya musim ini, dalam pertandingan melawan Crystal Palace yang berakhir kemenangan 1-0 bagi Spurs. Itu merupakan starter pertama Rose sejak ia alami cedera pada awal tahun ini.

Meski demikian, Rose tegaskan, dirinya tak punya masalah dengan Pochettino, dan mengapresiasi perlakuan sang pelatih pada dirinya. “Dari sudut pandang saya, hal itu sudah berakhir. Saya rasa klub juga sudah melupakan hal itu,” ujar bek Timnas Inggris itu kepada wartawan.

“Tidak ada yang harus kita ingat di masa lalu, jika kita ingin membawa klub ini maju dan melangkah lebih jauh, memenangkan liga dan pergi sejauh mungkin di Liga Champions,” tambahnya.

“Hubungan saya dan pelatih baik-baik saja. Dia hebat dalam memasukkan saya kembali ke dalam tim dan beri saya beberapa menit waktu bermain. Saya rasa, dia masukkan saya di pertandingan melawan Real Madrid, meski itu hanya 10 menit, tapi itu tindakan berkelas dari dirinya yang membuat saya kembali merasa jadi bagian dari tim, walau dia tidak perlu masukkan saya saat itu,” tandasnya.

“Sejauh yang saya tahu, hubungan saya dan pelatih luar biasa. Selama kami punya tujuan yang sama, yaitu memenangkan gelar juara bagi Tottenham, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujar Rose.