Luis Milla Absen dari Pinggir Lapangan, Ini Sebabnya!

Sejak Timnas Indonesia U-22 berlaga di SEA Games Kuala Lumpur, banyak yang bertanya-tanya mengapa asisten pelatih Bima Sakti yang berdiri di pinggir lapangan dan bukannya Luis Milla. Ternyata, ini sebabnya!

Keberadaan Bima Sakti yang selalu memberi instruksi dari pinggir lapangan, awalnya memang cukup mengejutkan. Pasalnya, ia ‘hanya’ asisten pelatih dan bukannya pelatih kepala. Sementara Luis Milla yang jadi kepalanya, malah duduk santai di bench.

Tentu saja, hal ini mengundang pertanyaan karena dinilai tidak lazim. Lalu, apakah Bima Sakti telah melangkahi wewenang Luis Milla sebagai pelatih kepala?

Jawabannya: tidak! Justru hal inilah, yang ternyata menjadi bagian tugas mantan pemain Timnas Indonesia sebagai asisten Luis Milla. Bima Sakti memang diminta untuk bisa mengarahkan dan memberi instruksi kepada para pemain – tentunya sesuai arahan Luis Milla juga.

Dalam beberapa momen pertandingan di SEA Games Kuala Lumpur ini, memang sempat terlihat Luis Milla berdiri di pinggir lapangan. Tapi, hal itu dilakukan pelatih asal Spanyol itu saat para pemainnya lakukan kesalahan atau ada momen krusial yang memang membutuhkan kehadirannya.

“Bahasa tubuh seringkali kurang dipahami para pemain. Bima dan para pemain bisa berkomunikasi lancar, karena bahasa yang sama. Saya tidak bisa berbicara bahasa Indonesia, tapi Bima juga kan salah satu asisten saya,” tandas Luis Milla.

Menurut Luis Milla, Bima Sakti sangat membantu pekerjaannya. Saat meramu strategi tim, Milla dan stafnya berdiskusi bersama. Setelah rampung, baru kemudian rencana itu dipaparkan kepada Bima Sakti melalui penerjemah. “Dia sudah tahu apa yang harus kami lakukan,” tambah Luis Milla yang pernah melatih timnas yunior Spanyol dan Real Zaragoza itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here