Southampton Kalah Dramatis, Pellegrino Tetap Puas

Southampton bisa mengambil sejumlah hal positif meski kalah 1-2 dari pimpinan klasemen sementara Liga Inggris, Manchester City, Kamis (30/11) dinihari WIB.

Pelatih Mauricio Pellegrino akui Southampon banyak mendapat hal positif walau kalah 1-2 dari Manchester City.
Pelatih Mauricio Pellegrino akui Southampon banyak mendapat hal positif walau kalah 1-2 dari Manchester City.

Hal ini diungkapkan manajer Southampton, Mauricio Pellegrino, terkait kekalahan timnya dari Manchester City dinihari tadi. The Saints semula tampaknya bisa mencuri satu poin di Etihad, namun City berhasil bukukan gol kemenangan di menit ke-96. Gol menakjubkan dari Raheem Sterling menghancurkan hati mereka.

Namun, pelatih asal Argentina itu berpikir, para pemainnya telah tunjukkan banyak kemajuan dari cara mereka membuat frustrasi pimpinan klasemen liga tersebut, dan nyaris saja mendapat hasil satu poin.

“Sulit untuk dicerna saat Anda bermain 99,9 persen dari permainan, yang kurang lebih sama seperti yang kami rencanakan sebelumnya. Tapi mereka punya banyak kualitas. Mereka tidak butuh terlalu banyak (peluang) untuk mencetak gol,” tandas Pellegrino.

“Mereka mencetak gol yang menakjubkan dan kami harus ucapkan selamat kepada lawan. Kami harus bangga dengan cara kami bersaing melawan tim yang benar-benar bagus, dan mungkin saat ini mereka adalah salah satu tim terbaik di dunia,” tambahnya.

“Tapi pada saat yang sama, kami harus menggunakan permainan ini sebagai motivasi ke depan, karena kami benar-benar kompetitif dan pikirkan masa depan bahwa kami bisa bermain melawan tim yang lebih kuat, dan kami benar-benar bisa menyulitkan mereka,” ujar Pellegrino.

Tim tamu tampil menyulitkan pemuncak klasemen dengan permainan bola mati mereka, dan sangat disayangkan Soton gagal unggul saat jeda setelah sundulan Wesley Hoedt membentur mistar – sebuah taktik yang Pellegrino katakan sudah mereka latih dalam menghadapi pertandingan ini.

“Kami tahu, mungkin bola-bola mati bisa menjadi kesempatan kami. Dan kami benar-benar nyaris mencetak gol. Tapi di sepakbola, ini tentang efisiensi. Dan pada akhirnya, kami tidak punya apa-apa. Tapi kami bisa bangga dengan bagaimana kami bermain,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here