Mantan Barcelona Jadi Pahlawan Man City Tadi Malam

Claudio Bravo adalah pahlawan Manchester City saat mereka mengalahkan Wolves melalui adu penalti untuk mencapai perempat final EFL Cup.

Bravo, yang membuat tiga penyelamatan kunci melawan pemimpin divisi Championship itu selama 90 menit waktu normal, melanjutkan aksi kepahlawanannya untuk meredam tembakan Alfred N’Diaye dan Conor Coady dalam adu penalti setelah extra time usai tanpa gol.

City mencetak keempat tendangan penalti mereka, dengan Sergio Aguero dengan dingin menyegel kemenangan melalui sebuah penalti gaya Panenka.

Kekalahan itu terasa sangat kejam untuk Wolves yang telah menjadi tim pertama yang berhasil menghentikan raja gol Premier League musim ini tersebut selama 90  menit waktu normal, plus extra time.

Didukung oleh raungan lebih dari 6.000 penggemar tim tandang, Wolves tidak hanya membuat frustrasi City dalam waktu lama, mereka menciptakan sejumlah peluang terbaik dalam permainan terbuka.

Tapi Bravo datang menyelamatkan timnya pada tiga kesempatan dalam situasi satu lawan satu, menyangkal Helder Costa di antara dua penyelamatan Bright Enobakhare.

“Musim lalu tidak mudah bagi Bravo, tapi dia adalah kiper berkualitas tinggi. Dia pantas mendapat performa seperti itu,” kata bos Man City, Pep Guardiola.

Wolves, yang unggul dua poin di puncak klasemen divisi Championship, telah tampil mengesankan dengan gaya sepak bola mereka yang mengalir bebas, namun sebagian besar kesuksesan mereka dibangun dari lini belakang.

Sebelum sampai di Stadion Etihad, tim asuhan Nuno Espirito Santo hanya kebobolan 13 gol dalam 16 pertandingan musim ini dan mereka mendemonstrasikan hal itu dengan tampilan defensif yang cemerlang.

Gaya bermain Wolves di Manchester tadi malam adalah menaruh semua pemain mereka di setengah lapangan mereka sendiri dan di belakang bola, tapi saat mereka melakukan serangan balik, mereka melakukannya dengan penuh ancaman.

Meski dikalahkan oleh dominasi City, Wolves mendapat kesempatan terbaik pada babak pertama saat Enobakhare mencuri bola dari Eliaquim Mangala dan bergerak ke depan gawang, hanya untuk melihat Bravo menyelamatkan tembakannya dengan kakinya.

Bravo harus buru-buru bangkit dari barisannya lagi untuk menolak Costa setelah jeda dan berhasil menyelamatkannya lagi di masa injury time saat Enobakhare berlari kencang tapi sekali lagi gagal mengalahkannya.

Kemenangan tadi malam di Stadion Etihad bisa terbukti sangat mahal bagi City. Pemain tengah Ilkay Gundogan menyelesaikan laga selama 120 menit namun Guardiola mengungkapkan setelah itu bahwa sang pemain Jerman itu “punya beberapa masalah”.

“Saya tidak tahu seberapa serius – kita akan lihat besok,” tambah Pep Guardiola dalam konferensi pers usai pertandingan EFL Cup tadi malam.

Kiper Man City Ini Absen di Laga Perdana Piala Konfederasi

Berita Internasional – Claudio Bravo dinyatakan masih belum pulih benar dari cedera betis, yang dialaminya saat membela Manchester City hadapi Manchester United di Liga Premier, April silam.

Cedera yang dialami Bravo dinyatakan cukup parah, dan membuat sang pelatih Johnny Herrera tak bisa berbuat apa-apa, kecuali tetap mengistirahatkannya di pertandingan perdana grup B di Otkrytiye Arena, Rusia, 18 Juni nanti.

Namun, kemungkinan mantan kiper Barcelona itu akan dimainkan di pertandingan kedua, saat Chile bertemu Timnas Jerman di Kazan Arena, 22 Juni 2017. Claudio Bravo sendiri sebelumnya sudah jalani pemeriksaan dan diketahui betis kirinya kini sudah membaik. Namun, Federasi Sepakbola Chile tegaskan, Bravo baru akan kembali berlatih setelah ia benar-benar pulih 100 persen.

Berlaga di Piala Konfederasi 2017, Chile membawa gelar juara Copa America 2015. Chile saat ini bergabung dalam grup B yang berisi Kamerun sebagai juara Piala Afrika, Jerman yang jadi juara Piala Dunia 2014, dan Australia sebagai juara Piala Asia.

Man City Kedatangan Kiper Baru, Begini Respon Claudio Bravo

Berita Liga Inggris – Kedatangan pesaing baru, Ederson Moraes, kiper senior Manchester City Claudio Bravo mengaku siap bertarung untuk dapatkan posisi nomor satu di bawah mistar The Citizen musim depan.

Mantan kiper Barcelona itu sebenarnya jalani karir yang menggembirakan di musim perdananya di City. Sayangnya, Bravo yang datang ke Etihad di tahun 2016 lalu itu, tak tampilkan permainan yang konsisten, bahkan jauh di bawah penampilannya ketika masih bersama Blaugrana.

Parahnya, Bravo bahkan tercatat sudah kebobolan 34 gol dalam 30 penampilan bersama City di musim lalu. Akibatnya, Bravo harus rela tempatnya direbut Willy Cabalero yang kini baru saja tinggalkan City.

Setelah Cabalerro tak perpanjang kontraknya dan Joe Hart akan dijual ke klub lain, City pun kedatangan Ederson, yang sebelumnya tampil menawan di Benfica. Tapi, walaupun klubnya baru saja datangkan penjaga gawang baru, Bravo mengaku tak gentar. Ia justru siap bersaing dengan Ederson, demi merebut posisi kiper utama City di musim depan.

Liga Inggris  - Man City Kedatangan Kiper Baru, Begini Respon Claudio Bravo

“Masa depan saya di City masih cukup lama. Anda selalu punya pesaing di level ini, ketika saya masih di Colo Colo, Real Sociedad dan Barcelona, karir saya selalu penuh dengan persaingan ketat,” tandas Bravo.

Diakui Bravo, musim lalu memang tak berjalan dengan baik untuknya. Tapi saya datang ke sini dengan dua musim yang luar biasa. Saat ini memang bukan tahun yang saya harapkan, tapi saya akan selalu bekerja keras untuk lebih baik lagi dan siap bersaing menjadi penjaga gawang utama,” tambahnya.

Pep Guardiola: Claudio Bravo Mungkin Melewatkan Sisa Musim Ini

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola telah mengakui bahwa ia mungkin tanpa kiper Claudio Bravo selama sisa musim ini.

Berita Bola, Liga Inggris – Pada penghujung laga pertarungan derby antara anak asuh Pep Guardiola melawan dengan Manchester United, Bravo perlu ditandu keluar setelah ia mengalami cedera betis saat melompat untuk menangkap umpan silang. Kemudian tempatnya diisi oleh Willy Caballero.

Guardiola mengatakan bahwa dia tidak yakin mengenai tingkat keparahan cedera yang diderita oleh Bravo, namun dia memperkirakan penjaga gawang asal Chile itu akan menepi selama beberapa minggu kedepan.

“Tentu saja dia mengalami cedera, mungkin akan absen selama beberapa minggu, saya tidak tahu apakah dia akan dapat dimainkan lagi musim ini,” kata Pep dikutip oleh BBC Sport.

Pada musim ini mantan penjaga gawang Barcelona tersebut telah menghasilkan total 30 penampilan di semua kompetisi untuk The Citizens.

Claudio Bravo Sejajar Manuel Neuer dan Ter Stegen

Adubola.com – Penjaga gawang Manchester City, Claudio Bravo, disebut-sebut punya kualitas sejajar dengan banyak kiper terbaik di dunia lain.

Hal ini diungkapkan manajer Manchester City, Pep Guardiola, setelah Man City menang 3-1 atas Hull City, Sabtu (8/4) malam tadi. Ini tetap diklaim Guardiola, walaupun Bravo sudah kebobolan tujuh gol dalam tujuh tembakan on target yang dihadapinya di ajang Liga Premier.

Andrea Ranocchia berhasil membuat Bravo jungkir-balik dengan sebuah tendangannya yang tergolong pelan. Inilah satu-satunya gol yang dibukukan skuad Hull City -dalam satu-satunya upaya on target yang dilakukan the Tigerrs – saat mereka kalah 1-3 tersebut.

Guardiola katakan, permainan Bravo jadi ‘salah satu yang terbaik di dunia bersama kiper Bayern Munchen, Manuel Neuer, dan penjaga gawang Barcelona, Marc-Andre ter Stegen’.

Kiper asal Chile itu bermain gantikan Willy Caballero dalam laga kontra Hull City tersebut, dan jadi penampilan perdananya di ajang liga sejak 21 Januari silam. “Dengan kakinya, dia membantu kami menciptakan permainan yang bagus dan mengkreasikan penguasaan kami di lini tengah,” ujar Guardiola usai pertandingan.

Bravo sebelumnya kebobolan dua kali, saat City bertemu Tottenham Hotspur, bahkan kebobolan sampai empat kali di kandang Everton. Keduanya terjadi dalam dua penampilan Bravo sebelumnya di Liga Premier.

Sementara, terakhir kalinya Bravo berhasil menyelamatkan gawangnya dari kebobolan, adalah saat itu dimainkan dalam laga kontra Burnley, 2 Januari lalu.

Liga Inggris  - Claudio Bravo Sejajar Manuel Neuer dan Ter Stegen

Namun, Bravo ikut terlibat dalam gol ke dua City di laga versus Hull City. Dia bisa sodorkan beberapa passing gemilang dari ujung lapangan, sebelum akhirnya Raheem Sterling kirimkan umpan kepada Sergio Aguero. Bintang asal Argentina inipun berhasil bukukan golnya yang ke-28 di musim ini. Demikian seperti diberitakan BBC Sports.

Pemain Ini Yakin Bertahan di Manchester City Musim Depan

Adubola.com – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, belakangan ini dikabarkan mencari penjaga gawang baru. Ia juga diberitakan ingin mencari pengganti Claudio Bravo, mantan kiper Barcelona yang dibawanya ke Etihad Stadium.

Tapi, Claudio Bravo malah yakin ia akan tetap di Manchester City pada musim depan. Ia membantah akan tinggalkan Etihad, dan menyatakan bahwa laporan yang mengabarkan ia akan hengkang adalah ‘berita palsu’.

Bravo dibangkucadangkan Guardiola sejak Februari lalu, setelah rentetan penampilan buruknya untuk City. Kiper veteran, Willy Caballero, pun kembali mengambil alih posisi bawah mistar gawang the Citizens.

Kiper berusia 33 tahun asal Chile itu kemudian santer diberitakan akan didepak City pada musim panas mendatang, sementara ia sempat juga dikabarkan mencari jalan untuk kembali ke sepakbola Spanyol.

Namun, Bravo baru saja kembali dari tugasnya bersama Timnas Chile, yang kalah dari Argentina di Kualifikasi Piala Dunia 2018. Ia kini tengah bersiap-siap hadapi laga kontra Venezuela di ajang yang sama, dan membantah berbagai spekulasi mengenai karirnya di City.

“Itu semua tidak benar, tidak benar saya mencari klub lain. Kabar bahwa saya ingin pergi, semua itu tidak benar,” tandasnya.

Kiper itu masih terikat kontrak tiga tahun di City, menyusul kepindahannya yang senilai 13,75 Juta Poundsterling pada musim panas tahun lalu. Ia juga mengaku tak berencana untuk pergi dari klubnya saat ini. “Saya bahagia di Inggris, begitu juga keluarga saya,” ujar Bravo.

Tampaknya, kabar akan hengkangnya Bravo dari City memang masih simpang-siur. Setelah sempat dikabarkan ingin mencari pengganti Bravo, Guardiola mengaku dia santai-santai saja bersama dua kipernya, Bravo dan Caballero. Namun, Guardiola masih timbulkan tanda tanya besar terkait masa depan kiper City yang satunya lagi, Joe Hart.

Manchester City Selangkah Lagi Datangkan Kiper Seharga 40 Juta Euro

Adubola.comManchester City harus mendatangkan penjaga gawang baru di musim panas setelah Claudio Bravo gagal untuk membuktikan dirinya layak dihargai mahal di musim pertamanya di Stadion Etihad.

Kiper Manchester City asal Chile tersebut telah kehilangan statusnya sebagai kiper nomor satu di Etihad, dimana saat ini kiper kedua Caballero telah mengisi tempat mantan penjaga gawang Barcelona ini.

Menurut laporan di Portugal, kiper berikutnya yang akan didatangkan oleh Manchester City adalah dari Portugal, dimana Pep Guardiola telah menetapkan pilihannya kepada kiper Benfica, Ederson Santana de Moraes.

A Bola mengklaim Guardiola secara pribadi telah berbicara dengan Ederson untuk membujuknya pindah ke Stadion Etihad.

Kontrak kiper asal Brasil saat ini dengan Benfica masih berlaku sampai tahun 2023, tapi Manchester City dilaporkan kian dekat dengan perekrutan pemain berusia 23 tahun ini untuk 40 juta euro.

Jika laporan A Bola akurat, Ederson akan menjad kiper Manchester City untuk musim 2017/18. Mantan bintang muda Sao Paulo tersebut telah membuat mencetak 20 clean sheet dalam 32 penampilan dengan Benfica selama musim ini dan Benfica hanya akan mendapatkan setengah dari biaya transfer dimana setengah lainnya milik mantan klub Ederson, Rio Ave.

Terus Dikritik, Ini Tanggapan Claudio Bravo

Adubola.com – Mantan kiper Barcelona ini belakangan terus-menerus dihujani kritik. Penampilannya di Manchester City kini memang berbeda, Claudio Bravo bahkan tak perlihatkan permainannya yang dulu.

Apalagi, belakangan ini, pelatih Pep Guardiola yang membawanya ke Etihad Stadium, berniat untuk mencari kiper dan menjual Bravo. Hal ini tentu saja membuat kritik terhadap Bravo makin menjadi-jadi.

Tapi, Bravo mengaku tak mau ambil pusing. Ia malam mengaku, manfaatkan berbagai kritik terhadapnya untuk meningkatkan penampilannya bersama City. Karir Bravo memang tak semulus saat ia bersama Barcelona, di mana ia terus-terusan jadi andalan.

Kini, setibanya di Etihad, kiper asal Chile itu bahkan harus langsung hadapi masalah. Kini, posisi juga sudah digantikan kiper veteran City, Willy Cabalero, yang terakhir ikut membawa City bermain imbang 1-1 kontra Liverpool, akhir pekan kemarin.

Meski terseok-seok di klubnya, Claudio Bravo tetap jadi pilihan nomor satu bagi Timnas Chile. Ia juga termasuk salah satu pemain senior di Chile, yang ikut menangkan trofi Copa America di tahun 2015 dan 2016.

“Saya orang pertama yang tahu ketika saya tidak bermain bagus, atau ketika seseorang pencetak gol ke gawang saya atau saat saya tidak bermain di level yang seharusnya,” ujar Bravo kepada MEN.

“Tapi saat orang banyak mulai mengatakan, Claudio Bravo itu tidak bagus, saat mereka bilang berani bertaruh kalau saya akan dijual, ketika mereka juga mulai bicara kalau City mencari kiper baru atau berkomentar soal penampilan saya di banyak pertandingan, saya hanya berusaha untuk berdamai dengan semua itu,” tambahnya.

“Saya anggap semuanya tantangan, dan membuat saya ingin tunjukkan kenapa saya tetap dipertahankan tim nasional, kenapa saya masih jadi pemimpin untuk tim saya, dan kenapa kami jadi tim nasional yang paling sukses di Chile dalam 100 tahun terakhir ini,” ujar Bravo.

Guardiola Incar Kiper Real Madrid Gantikan Claudio Bravo

Adubola.com – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, dipastikan akan mengganti kiper utamanya, Claudio Bravo. Mantan pelatih Barcelona itupun melirik kiper Real Madrid yang belakangan disebut-sebut performanya tengah menurun.

Laporan dari Inggris menyebutkan, Guardiola kini tertarik untuk menggaet kiper Real Madrid, Keylor Navas, untuk gantikan Bravo. Walau saat ini Navas sedang jadi sorotan di Spanyol karena kerap lakukan blunder di lapangan, namun Guardiola tetap menganggap Navas-lah yang paling pantas gantikan Bravo.

Keylor Navas kabarnya bahkan tetap jadi properti transfer yang cukup panas di Liga Premier dan Ligue 1, walaupun jelas-jelas ia lakukan dua kali blunder saat Madrid bertemu Real Betis, Senin lalu. Dan kasus itupun hanya salah satu dari buruknya penampilan Navas di musim ini.

Navas memang tetap dianggap nomor satu. Selain City, ada Liverpool dan Arsenal yang juga tertarik mendatangkannya pada musim depan. Beberapa media di Inggris memberitakan, Guatdiola jadi salah satu pelatih yang mengagumi permainan kiper asal Kosta Rika tersebut.

Guardiola bahkan secara khusus telah meminta pada pengurus City, agar ajukan tawarann kepada Real Madrid untuk dapatkan Navas yang akan diproyeksikan sebagai pengganti Bravo. Ia tampak mengalami kesulitan di sepakbola Inggris. Di musim pertamanya di Etihad, Bravo bahkan bisa dibilang tampil buruk.

Sementara itu, raksasa Ligue 1 Paris Saint-Germain kabarnya juga menginginkan Navas. Mereka ingin selesaikan masalah punggawa di bawah mistar gawangnya, setelah di musim ini hanya andalkan Kevin Trapp dan Alphonse Areola, dengan hasil yang berbeda-beda.

Ternyata, tak ketinggalan pelatih Manchester United, José Mourinho. Ia juga ikut memburu Navas dan terus memantau situasinya di Real Madrid. MU memang dimungkinkan akan kehilangan David de Gea pada musim panas mendatang,  dan dia harapkan Navas gabung ke MU.

Fans Man City Diminta Tetap Dukung Claudio Bravo

Adubola.com – Claudio Bravo kini memang jarang dimainkan pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Tapi, fans Man City diminta untuk tetap dukung salah satu penjaga terbaik dunia tersebut.

Hal itu diungkapkan salah satu bek Man City, Pablo Zabaleta. Bintang veteran asal Argentina itu menganggap, Bravo tetap butuhkan dukungan fans the Citizens agar bisa kembali tampil seperti sebelumnya.

Sejak datang ke Etihad dari Barcelona pada awal musim ini, penampilan Bravo makin lama memang makin turun. Performanya bahkan menurun drastis dibandingkan saat Bravo masih membela Blaugrana.

Padahal, sejak awal didatangkan Guardiola ke City, Bravo ditargetkan untuk jadi kiper utama dan pengganti Joe Hart. Guardiola sendiri langsung pinjamkan Hart ke Torino.

Sayangnya, Bravo kini seakan kehilangan posisi utamanya di City. Guardiola kini lebih sering mainkan Willy Caballero sebagai kiper utama di ajang Liga Premier dan Liga Champions belakangan ini.

Fans City juga minta Guardiola untuk pulangkan Joe Hart ke Etihad pada musim depan. Namun, Pablo Zabaleta katakan, fans City harus selalu berikan dukungannya kepada Bravo.

“Ia salah satu kiper terbaik, yang pernah menangkan banyak bersama Barcelona, dan Copa America bersama Timnas Chile. Seorang pemain yang datang dari LaLiga untuk bermain di Inggris, kadang-kadang memang tidak mudah. Fans harus sabar dan tetap memberinya kepercayaan,” ujar Zabaleta.

Menurutnya, para pemain City sendiri sangat mendukung Claudio. “Ia jadi pemain City, dari kami berharap suporter City bisa berikan dukungan besar padanya. Kita perlu membantu setiap pemain baru dan pahami mereka, apalagi kiper bukanlah posisi mudah,” tambahnya.

Sejak gabung ke Etihad, Bravo tampil dalam 25 pertandingan. Sayangnya, ia harus rasakan 31 kebobolan di rentetan laga tersebut.

Dicemooh Fans, Ini Komentar Guardiola Soal Claudio Bravo

Adubola.com – Kiper Manchester City, Claudio Bravo, lagi-lagi bermain buruk dalam laga replay putaran ke lima Piala FA kontra Huddersfield Town, Kamis (2/3). Ini respon sang pelatih, Pep Guardiola, melihat aksi pemain yang dibawanya tersebut..

Sudah sejak beberapa waktu lalu, Guardiola juga membangkucadangkan Bravo dan kembali menurunkan kiper veterannya, Willy Cabalero. Kini, kiper yang pernah berjaya di Barcelona pun hanya hangatkan bench di banyak pertandingan.

Bravo memang dimainkan saat hadapi Huddersfield. Sepertinya, Piala FA jadi satu-satunya ajang bagi Bravo di City saat ini. Kiper asal Chile ini bahkan kebobolan di awal laga, dan jadi bulan-bulanan tepuk tangan cemoohan para suporter City di laga itu.

City memang berhasil menang besar, 5-1, atas klub divisi Championship itu. Tapi, Bravo, tercatat sudah kebobolan sembilan gol dalam 14 tendangan on target yang dilancarkan pemain lawan. Itulah mengapa Bravo jadi cemoohan ketika ia berhasil amankan gawangnya.

Lalu, bagaimana respon Guardiola -pelatih yang mengajaknya gabung ke City, dengan singkirkan kiper Cty terdahulu, Joe Hart? Manajer asal Spanyol yang juga mantan pelatihnya di Camp Nou itu, ternyata tak pernah goyah mendukung Bravo.

“Dia cukup kuat. Dia salah satu yang terbaik. Tahun ini, dia jadi salah satu dari lima kiper terbaik di dunia,” tandas Guardiola membela Bravo.

“Apa yang fans ekspresikan, saya tidak dalam kapasitas untuk menghakimi mereka. Saya senang dan sangat bahagia dia bersama kami. Saya tahu saya bisa mengandalkannya,” tambahnya.

“Dia selalu libatkan diri dalam tim. Saya hanya bisa ucapkan selamat padanya atas bagaimana dia bermain saat hadapi Huddersfield dan cara dia bermain di sini,” ujar Guardiola.

“Penampilan Claudio tetap menakjubkan, untuk membuat build-up, tidak ada yang bisa melakukannya. Dia bisa membaca permainan lawan. Tidak mudah untuk melakukannya,” tandas Guardiola.

Fakta dan Data Tiket Man City ke Perempatfinal Piala FA

Adubola.comManchester City berhak ke perempatfinal Piala FA setelah kalahkan klub divisi Championship, Huddersfield Town, dengan skor telak 5-1, Kamis (2/3) dinihari. Sergio Aguero bukukan dua gol dalam laga ini.

Tiga gol City lainnya masing-masing dibukukan Leroy Sane, Pablo Zabaleta dan Kelechi Iheanacho. Sedangkan tim tamu, Huddersfield, sebenarnya sempat membuat publik Etihad tercengang lewat gol cepat yang dicetak jebolan akademi Man City, Harry Bun, saat laga baru berjalan tujuh menit.

Sejumlah fakta dan data terselip dalam laga ini. Berikut ini fakta dan data yang terekam dalam laga Man City kontra Huddersfield, dinihari tadi:

  • Pep Guardiola tak pernah kalah saat hadapi tim-tim yang punya level di bawah tim yang diasuhnya di kompetisi piala domestik. Ini bahkan terjadi di seluruh karir manajerialnya selama ini. Melihat tim pilihannya, mantan pelatih Barcelona itu tampaknya tak terlalu berpikir untuk mainkan tim intinya.
  • Pelatih Huddersfield, David Wagner, lakukan sembilan kali perubahan yang diperkirakan jadi prioritasnya dalam dua pertandingan liga di enam hari mendatang. Hal ini bisa dimengerti, walau mereka bermain buruk di berbagai lini.
  • Gelandang veteran Huddersfield, Dean Whitehead, punya catatan panjang dalam beberapa kali  pertemuannya dengan City selama bertahun-tahun. Tampaknya, City jadi lawan yang tepat untuk karir pemain berusia 35 tahun itu menjadi starter dalam 500 pertandingan yang sudah dijalaninya.
  • Harry Bunn pernah gabung Man City saat usianya masih sembilan tahun, dan habiskan waktu 13 tahun untuk membela the Citizens di era 2011-2014 lalu. Sayangnya, ketika masih bersama City, Bunn yang bermain sebagai striker/winger ini tak pernah dapat kesempatan di tim inti. Bunn bahkan lebih sering dipinjamkan ke sejumlah klub tier ke dua di Inggris.
  • Sejak City kalahkan Huddersfield, 10-1, pada November 1987 silam, mereka gagal kalahkan the Terriers dalam empat pertandingan kandang, hingga pertandingan kali ini.
  • Leroy Sane pertontonkan tiga jarinya kepada wasit, Paul Tierney, setelah ia berhasil cetak gol persamaan. Itu karena dia merasa, timnya layak dapatkan tiga hadiah penalti karena handball.
  • Sergio Aguero kembali jadi eksekutor penalti setelah Yaya Toure absen, dan bintang asal Argentina -yang pernah gagal mengeksekusi dua penalti saat melawan Everton, Oktober tahun lalu- tak lagi lakukan kesalahan.
  • Aguero sebelumnya sudah gagal dalam tiga kali penalti di musim ini – dua saat melawan Everton dan saat bertemu Steaua Bucharest.
  • Setelah Pablo Zabaleta bukukan gol ke tiga City di laga ini, bebetapa suporter tuan rumah menyanyikan ‘We want 10’ – kemungkinan beberapa dari mereka ada di stadion 30 tahun lalu.
  • Tepuk tangan mengejek dilakukan fans saat Claudio Bravo diselamatkan dari tembakan Jack Payne. Belakangan mantan kiper Barcelona memang tampil tak memuaskan. Kali ini, tahu dirinya dicemooh, Bravo langsung membalikkan badan ke arah suporter dan belalakkan matanya.
  • Bagaimana bisa City pertimbangkan untuk menjual Aguero? Pemain ini berhasil cetak empat gol di dua pertandingan kandang dalam delapan hari terakhir.

Claudio Bravo Bersiap ke Bundesliga

Adubola.comClaudio Bravo dipastikan akan segera akhiri mimpi buruknya di Manchester City. Mantan kiper Barcelona itu dikabarkan bakal terbang ke Bundesliga, dan gabung tim papan atas yang satu ini.

Claudio Bravo belakangan ini tak lagi jadi andalan pelatih Pep Guardiola, bahkan tak lama setelah ia gabung ke Etihad di musim panas tahun lalu. Bravo lebih sering duduk di bangku cadangan, sementara Guardiola kembali andalkan kiper veteran, Willy Cabalero. Bahkan, Cabalero dimainkan Guardiola di semua kompetisi, baik Liga Premier maupun Liga Champions. Sementara Bravo, hanya jadi andalan Guardiola di pertandingan Piala FA.

Namun, tampaknya Bravo akan segera akhiri mimpi buruk -sekaligus karirnya- di City saat ini. Bravo mengaku kebanjiran tawaran dari sejumlah klub lain, salah satunya klub RB Leipzig yang kini bertengger di papan atas Bundesliga. Diungkapkan media Jerman, Leipzig ingin datangkan Bravo musim depan.

Belum lama ini, City memang dikabarkan tengah mencari pengganti Bravo. Itu berarti, kiper asal Chile berusia 33 tahun itu bakal mulus pindah ke Leipzig di akhir musim ini.

Tak tanggung-tanggung calon pengganti Bravo incaran Guardiola. Manchester City siap bertarung head to head dengan Manchester United, yang sama-sama mengincar kiper muda AC Milan, Gianluigi Donnarumma.

Menurut laporan, MU inginkan Donnarumma yang mengisi posisi David de Gea, jika kiper asal Spanyol ini memilih untuk gabung Real Madrid musim depan. Namun, City juga butuh kiper muda ini untuk gantikan Bravo.

Menurut laporan The Mirror, the Blues siap hadapi MU untuk dapatkan kiper berusia 18 tahun itu, yang sudah tampill dalam 55 penampilan bersama Milan di Serie A. Kini, Donnarumma pun jadi salah satu pemain muda berbakat di liga tersebut.

 

Pep Guardiola Masih Yakin Kepada Claudio Bravo

Adubola.com Pep Guardiola menegaskan bahwa ia masih memiliki keyakinan kepada kiper Claudio Bravo meskipun tidak memainkannya pada laga kemenangan 4-0 atas West Ham United di stadion Olimpiade London.

Performa Bravo telah dipertanyakan sepanjang musim ini, dimana penjaga gawang asal Chile tersebut telah menuai kritik, khususnya untuk dua penampilannya pada masa lalu yang telah membuat di kebobolan enam gol.

Guardiola memilih untuk memainkan Wilfredo Caballero untuk menggantikan Bravo mengawal gawang Manchester City dini hari tadi, tetapi ia menegaskan bahwa pintu masih terbuka bagi Bravo untuk berjuang memperebutkan tempatnya kembali di starting lineup skuad City.

“Saya memiliki banyak keyakinan pada kedua kiper tersebut. Hanya saya memutuskan hari ini untuk memainkan Willy. Hari lain saya mungkin memutuskan untuk pemain lain seperti Bravo. Saya akan menikmati kemenangan kami dan kemudian berpikir tentang pertandingan berikutnya yang akan kami hadapi besok,” katanya kepada BBC Sport.

Tiga pemain depan Gabriel Yesus, Leroy Sane dan Raheem Sterling semua sangat terlibat dalam kemenangan besar mereka ini, dan Guardiola menegaskan keyakinannya bahwa trio ini akan menjadi masa depan klub.

“Tekanan tinggi kami terhadap lawan berjalan baik. Kami sangat agresif meskipun tanpa bola. Gabriel Yesus adalah seorang pejuang dengan naluri untuk mencetak gol. Dia pandai untuk memberikan assist juga,” tambahnya.

“Kami bermain denga tiga penyerang dengan usia rata-rata 20. Saya suka para fans senang. Mereka pemain masa depan klub. Leroy Sane memiliki beberapa masalah di awal tapi sekarang dia sudah bisa menyesuaikan diri. Mereka akan menjadi pemain penting bagi klub beberapa tahun ke depan.”

Man City akan menghadapi Swansea City pada hari Minggu untuk memcoba meraih kemenangan beruntun mereka di liga untuk pertama kalinya sejak Boxing Day.

Barcelona Sumbang Kiper Terburuk dan Terbaik di Liga Inggris

Barcelona ternyata menyumbang daftar kiper terbaik dan kiper terburuk di Liga Inggris. Yang terburuk sudah kamu tonton tadi malam. Tapi yang terbaik takkan kamu sangka. 

Adubola.com – Claudio Bravo adalah kiper terburuk di ajang Liga Inggris. Ia kebobolan bukan satu, bukan dua tapi 14 gol dari 22 tembakan on target.

Pep Guardiola pada saat ini mungkin sudah menyadari bahwa penandatanganan Claudio Bravo tidak terlihat seperti keputusannya yang terbaik sekarang ini.

Kiper asal Chile itu tampak jauh dari meyakinkan sejak bergabung ke Manchester City pada bulan Agustus. Mengingat bahwa Pep Guardiola kemudian membuang kiper Inggris Joe Hart ke Torino guna memberi ruang bagi mantan stopper Barcelona, ​​penampilan buruk Bravo telah menjadi kasak-kusuk orang selama beberapa waktu terakhir.

Bravo berjuang selagi lini pertahanan di depannya pecah berkeping-keping. Tidak mengherankan (itu cenderung terjadi ketika Anda membiarkan gawang kebobolan empat gol), kiper menerima beberapa kritik tajam.

Musim ini di Liga Inggris, Claudio Bravo kebobolan 14 kali dari 22 tembakan yang terarah padanya. Itu tentu terdengar cukup menghebohkan tapi seberapa burukkah angka itu?

Mirror meminta Opta untuk melihat 22 tembakan terakhir on target dari masing-masing kiper Premier League sehingga kinerja mereka bisa langsung dibandingkan dengan Bravo. Lihat siapa yang terbaik No 1. Bisa menyesal Manchester United membiarkan kiper yang pernah mampir di Old Trafford ini lepas ke klub lain.

Claudio Bravo adalah kiper terburuk di Premier League dengan 14 gol dari 22 tembakan on target ke gawangnya. Kemudian menyusul di bawahnya sejumlah kiper yang kebobolan 11 kali dari 22 tembakan adalah Artur Boruc (Bournemouth), Fraser Forster (Southampton), Lee Grant (Stoke City), Lukasz Fabianski (Swansea City), Ron-Robert Zieler (Leicester City).

Kasper Schmeichel, kiper Leicester City ada di bawahnya lagi, dengan delapan gol saja dari 22 shots on target ke gawangnya. Loris Karius, kiper Liverpool yang pernah tampil meragukan beberapa pekan silam, kebobolan tujuh gol dari 22 tembakan. Maarten Stekelenburg (Everton) juga tujuh dari 22.

Hugo Lloris (Spurs), Petr Cech (Arsenal, dan Simon Mignolet (Liverpool) sama-sama kemasukan enam gol dari 22 tembakan terarah ke gawangnya. Kiper Chelsea Thibaut Courtois lebih mengesankan dengan lima dari 22. Namun kiper Manchester United David De Gea hanya kemasukan empat dari 22 shots on target. Tapi juaranya adalah …Victor Valdes, mantan Barcelona, yang kini merumput di Middlesbrough, yang hanya kemasukan tiga dari 22.