Willian Bela Penalti Kontroversial Chelsea

Sebuah tendangan penalti dan kartu merah di awal pertandingan warnai kemenangan mudah Chelsea atas tuan rumah, Qarabag, Kamis (23/11).

Keputusan kartu merah dan penalti yang diberikan wasit untuk Chelsea itupun diperdebatkan banyak pihak. Namun, Willian membela penalti yang didapat timnya atas pelanggaran kapten Qarabag, Rasad Sadiqov, terhadap dirinya, saat The Blues menang 4-0 di Liga Champions.

Sadiqov diganjar kartu merah langsung setelah insiden tersebut, dan Eden Hazard berhasil mengonversi peluang penalti itu menjadi gol, lalu menempatkan Chelsea dalam jalur kemenangan yang pastikan tempat mereka di tahap sistem gugur kompetisi.

Kontak fisik antara Sadiqov dan Willian tampak tak terlalu berlebihan. Tapi, pemain internasional Brasil yang mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut, mengatakan dia merasa keputusan yang diberikan wasit sudah benar. “Ada sedikit kontak. Bagi saya, ini memang penalti,” tandas Willian kepada BT Sport.

“Saya senang mencetak dua gol, dan kami pantas menang. Kami bermain bagus sejak awal,” ujarnya.

Liverpool akan menjadi lawan mereka berikutnya di Liga Primer, dan pelatih Chelsea Antonio Conte hanya mainkan Gary Cahill dan Alvaro Morata sebagai pemain pengganti. Sementara Hazard dan N’Golo Kante diberi waktu bermain hanya selama 65 serta 75 menit.

“Kami butuh semua pemain untuk siap hadapi seluruh pertandingan. Kami bermain setiap tiga hari, jadi kami harus istirahatkan beberapa pemain kami,” ungkap Conte.

Sementara itu Eden Hazard mengatakan, rotasi skuad Conte akan membuat Chelsea memiliki keunggulan fisik yang baik saat melawan Liverpool akhir pekan ini. “Kami punya jadwal pertandingan penting pada hari Sabtu,” kata Hazard.

“Beberapa pemain hanya bermain 60 atau 65 menit, jadi kami siap untuk hari Sabtu. Kami butuh respoons, kami melakukan semuanya dengan baik, jika mereka [Qarabag] mencetak gol, maka permainannya mungkin berbeda. Kami mencetak empat gol dan berhasil,” tandasnya.

Antonio Conte Lega Bisa Rotasi Pemain

Antonio Conte mengaku segera menyusun rencana untuk laga kontra Liverpool di Liga Inggris, usai Chelsea memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

Jawara bertahan Liga Inggris itu mampu mencetak empat gol tanpa balas di kandang Qarabag di Stadion Baki Olimpiya, Kamis (23/11). Tim tuan rumah harus bermain dengan 10 pemain, setelah Rashad Farhad Sadygov dikartu merah langsung karena melanggar Willian di kotak terlarang.

Eden Hazard sebagai eksekutor mampu membawa The Blues unggul yang kemudian diikuti gol Willian sebelum turun minum.

Di babak kedua, giliran Cesc Fabregas yang jadi ekskutor penalti dan kembali Willian mencetak gol lagi untuk akhiri kemenangan 4-0 Chelsea.

Walau sebelumnya kesal dengan penjadwalan Liga Inggris, Antonio Conte merasa sedikit lega dengan kemenangan tersebut. Pasalnya, ia bisa merotasi skuadnya di laga kontra Atletico Madrid bulan depan.

Apalagi, pada Desember nanti, Chelsea harus lakoni laga tandang di Newcastle United dan bertemu dengan klub tetangga, West Ham United, setelah itu.

“Pastinya kami harus bekerja dalam penerbangan kembali ke Inggris untuk laga Liverpool. Kami sudah mulai bekerja sebelumnya, sehingga tidak dikejar-kejar waktu,” ujar Conte dalam konferensi pers.

“Dengan hanya memiliki satu hari untuk istirahat dan bersiap-siap, itu jadi hal yang tidak mudah. Itu tidak benar. Sekarang saya rasa, kami harus puas bisa meraih target pertama kami lolos ke babak berikutnya, agar bisa menghindari laga Atletico sebagai pertandingan yang menentukan,” tandasnya.

“Akan menjadi peluang yang baik untuk lakukan rotasi para pemain. Laga ini sendiri berjalan positif, sebab saya tahu benar pertandingannya akan sulit. Atletico bermain imbang dua kali [melawan Qarabag], dan AS Roma pun kesulitan. Itu artinya, kami berhadapan dengan tim bagus,” ungkap Conte.

Atletico Madrid Targetkan Menang di Qarabag

Hanya meraih satu poin dalam dua laga awal di babak kualifikasi grup Liga Champions, tentu bukanlah hasil yang diharapkan bagi Atletico Madrid. Tim asal Spanyol itu sebelumnya mendapat hasil imbang saat tandang ke markas AS Roma, sementara mereka kalah ketika menjamu wakil dari Inggris, Chelsea.

Di matchday ketiga melawan Qarabag, Diego Simeone tekankan pentingnya bagi Atletico Madrid untuk raih tiga poin, demi menjaga peluang mereka lolos ke babak kualifikasi grup. Meski demikian, Simeone mewaspadai kesulitan yang bisa dihadirkan Qarabag, terutama ketika tim asal Azerbaijan itu bermain di hadapan pendukung sendiri.

“Saya percaya pada kepada tim dan saya percaya,kami bisa menangkan pertandingan,” ujar pelatih asal Argentina itu dalam konfrensi pers jelang pertandingan.

“Saya rasa kami berada di jalur yang benar. Kami seharusnya bisa menangkan pertandingan melawan AS Roma, namun pada akhirnya kami kehilangan poin. Kami juga seharusnya tidak alami kekalahan dari Chelsea,” tambahnya.

“Namun, kami akan terus bermain dengan semangat yang sama dan akan meraih lebih banyak kesuksesan. Untuk mencapainya, penting bagi kami untuk meraih tiga poin [melawan Qarabag] dan saya akan melakukan perubahan yang diperlukan untuk mewujudkannya,” ujar Simeone.

“Meskipun lawan kami tampak lemah, namun kami pernah kehilangan poin melawan tim seperti Astana. Sebagai tambahan, Qarabag bermain dengan baik di babak kedua, ketika mereka melawan Chelsea. AS Roma juga harus berjuang keras untuk meraih kemenangan di Baku [kandang Qarabag]. Jadi, ini akan menjadi pertandingan yang tak mudah bagi kami,” tegasnya.

Gelandang serang Atletico Madrid, Saul Niguez, berharap mereka bisa mencetak gol di awal pertandingan dan segera bangkit dari start buruk mereka di Liga Champions.

“Kami harus salahkan diri sendiri setelah hanya meraih satu poin dari dua pertandingan di Liga Champions,” ujar pencetak gol melawan Barcelona itu, akhir pekan lalu.

“Kami harus mengatasi sendiri masalah ini. Kami akan mencoba lepaskan diri dari tekanan dengan mencetak gol cepat. Kami harus awali pertandingan ini dengan kuat dan perlihatkan awal yang hebat dalam pertandingan,” tandas Niguez.

Antonio Conte Pastikan Bintang Chelsea Ini di Bangku Cadangan

Antonio Conte mengaku tak yakin Eden Hazard sudah benar-benar sembuh. Maka, bintang asal Belgia itupun harus saksikan permainan rekan-rekannya di bangku cadangan, karena Conte masih belum mau menurunkannya di laga versus Qarabag.

Saat ini, pemain asal Belgia itu masih dalam masa penyembuhan usai alami retak tulang mata kaki saat membela tim nasional pada Juni silam.

Pemain sayap inipun sempat bermain di laga Timnas Belgia kontra Gibraltar dan Yunani, serta bermain selama 12 menit saat Chelsea hadapi Leicester City di kompetisi liga akhir pekan kemarin.

Namun, untuk laga pembuka di fase grup Liga Champions melawan Qarabag, manajer asal Italia itu belum mau mainkan Hazard. “Dia bersama tim di skuad dan berlatih dengan baik untuk kembali ke kondisi fisik terbaiknya,” ujar Conte dalam konferensi pers jelang.

“Dia butuh sedikit waktu lagi untuk bisa lebih baik, dan kami tidak ingin mengambil risiko bodoh dengannya. Dia akan berada di bangku cadangan,” tegas Conte.

“Hazard merupakan pemain yang luar biasa. Kami berharap bisa segera diperkuatnya. Dia pemain penting bagi kami. Chelsea dipaksa bermain tanpa dirinya karena dia cedera,” tambahnya.

Pertandingan melawan klub asal Azerbaijan itu akan menjadi pertandingan pertama bagi The Blues di Liga Champions, setelah absen selama satu musim. Walau timnya datang sebagai jawara Liga Inggris, ternyata Conte tidak ingin beri harapan palsu dengan mengunggulkan anak asuhnya.

“Peluang (Chelsea menjadi juara Liga Champions) musim ini? Saya tidak tahu. Jika Anda bertanya peluang untuk menjadi kampiun di Liga Inggris, maka (jawabannya) adalah nol persen. Tetapi, kami akan mengubah opini publik,” ujarnya.

“Ketika Anda bermain di kompetisi seperti ini, Anda akan mencoba berikan yang terbaik dan menangkan setiap laga, secara bertahap. Saya rasa, kami sedang membangun sesuatu yang penting untuk saat ini, dan juga di masa depan,” tambah Conte.

“Anda memulai sebuah kompetisi serupa dengan tim-tim lainnya,” tegasnya.