Tampilan Tottenham Hotspur Mulai Bikin Gerah

Mauricio Pochettino mulai rasakan penurunan performa skuad Tottenham Hotspur, usai the Lilywhites dikalahkan Leicester City, 1-2, di King Power Stadium, Rabu (29/11) dinihari tadi.

Mauricio Pochettino mulai gerah dengan penampilan skuad Tottenham Hotspur setelah mereka dikalahkan Leicester City, Rabu (29/11) dinihari tadi.
Mauricio Pochettino mulai gerah dengan penampilan skuad Tottenham Hotspur setelah mereka dikalahkan Leicester City, Rabu (29/11) dinihari tadi.

Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, langsung minta skuadnya untuk memulai laga dengan baik, saat Harry Kane dan kawan-kawan mulai perlihatkan tren buruk di Liga Inggris.

Dalam laga Rabu (29/11) dinihari tadi, Jamie Vardy dan Riyad Mahrez sama-sama berhasil menyumbangkan sebiji gol untuk The Foxes di babak pertama.

Di babak kedua, giliran Harry Kane yang catatkan namanya di papan skor. Namun hingga pluit panjang dibunyikan wasit, tidak ada lagi gol dari tuan rumah maupun tim tamu. Laga pun ditutup dengan skor 2-1 untuk kemenangan Leicester.

Dengan kekalahan ini, Tottenham tercatat sudah tiga kali kalah beruntun, untuk pertama kalinya di pentas Liga Inggris sejak Maret 2014.

Karena itu, Pochettino mengaku khawatir dengan perebutan titel juara Liga Inggris musim ini, saat Manchester City mulai menjauh di papan klasemen. “Kami tidak bermain seperti biasanya kami bermain. Penampilan di babak pertama cukup buruk dan sulit untuk bangkit setelah itu,” tutur manajer asal Argentina itu kepada BBC Sport. 

“Kami sangat kecewa dengan penampilan kami sendiri. Kami memulai laga dengan cara yang salah dan membiarkan mereka mencetak dua gol,” tambah Pochettino.

“Di saat skor tertinggal 0-2, [segalanya] mulai sulit. Kami harus memperbaiki cara kami memulai laga. Hal seperti ini terjadi juga di laga versus West Bromwich Albion dan Borussia Dortmund,” tandasnya.

Christian Eriksen dan Fernando Llorente gagal memanfaatkan peluang The Lillywhites, dan di menit-menit akhir aksi Danny Rose di kotak terlarang tidak dianggap layak sebagai penalti oleh wasit.

Menurut Pochettino, dirinya lebih baik bungkam terkait jatuhnya Rose di menit-menit akhir, saat pemain itu dilanggar Wilfred Ndidi. “Saya tidak tahu. Saya sudah berkata pekan lalu, saya tidak ingin lagi bicara soal keputusan wasit,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here